Ruas Tol Padaleunyi dan Cipularang Gratis! Jasa Marga Beri Insentif bagi Pengguna yang Dialihkan Saat Arus Balik Lebaran

AKURAT.CO PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengumumkan kebijakan khusus bagi pengguna jalan tol yang terdampak pengalihan arus lalu lintas saat puncak arus balik Lebaran 2025.
Sebagai bentuk kompensasi, perusahaan akan membebaskan tarif tol di Ruas Tol Padaleunyi dan Cipularang selama periode rekayasa lalu lintas.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyatakan, langkah ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan kepolisian dan pemangku kepentingan terkait.
Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan distribusi volume kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik tertentu.
"Kami ingin memastikan perjalanan pengguna jalan tetap lancar dan nyaman. Oleh karena itu, bagi mereka yang terdampak pengalihan arus lalu lintas, kami memberikan insentif berupa pembebasan tarif tol di Ruas Padaleunyi dan Cipularang," kata Lisye di Jakarta, Selasa (1/4/2025).
Insentif ini berlaku untuk seluruh jenis kendaraan dengan metode pembayaran apa pun.
Pengguna jalan yang memenuhi kriteria akan dibebaskan dari biaya tol saat menempuh rute dari Gerbang Tol Cisumdawu Utama menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama (150 km), Gerbang Tol Sadang (140 km), atau hingga Bojongmangu melalui Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (171 km).
Baca Juga: WHO Kutuk Serangan Israel yang Tewaskan Petugas Medis Palestina di Gaza
Jasa Marga memperkirakan puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada H+5 dan H+6 Lebaran, yaitu tanggal 6-7 April 2025.
Pada periode ini, jumlah kendaraan yang melintas diprediksi mencapai 168.529 unit, meningkat 3,95 persen dibandingkan tahun lalu.
Sebagai langkah antisipasi, Jasa Marga bersama pihak kepolisian menyiapkan skema pengalihan arus dari Tol Trans Jawa menuju Jakarta.
Kendaraan yang seharusnya melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama di Jalan Tol Cipali akan dialihkan ke Tol Cisumdawu, Padaleunyi, Cipularang, hingga Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
Pengguna jalan yang terkena pengalihan ini akan bertransaksi di Gerbang Tol Kalihurip Utama, Gerbang Tol Sadang, atau dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Fungsional Japek II Selatan.
Lisye menegaskan, kebijakan pengalihan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama arus balik.
Dengan adanya insentif pembebasan tarif tol, diharapkan pengguna jalan yang terkena pengalihan tetap merasa nyaman selama perjalanan mereka kembali ke kota tujuan.
"Kami berharap langkah ini bisa menjadi solusi efektif dalam mengendalikan arus balik agar tetap lancar dan aman bagi masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya.
Dengan strategi ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih tertib dan mengurangi kemacetan di jalur utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








