IUMS Serukan Boikot Total terhadap Israel dan Pendukungnya, MUI Beri Dukungan Penuh

AKURAT.CO Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (International Union of Muslim Scholars/IUMS) yang bermarkas di Qatar, mengeluarkan fatwa yang menyerukan boikot total terhadap Israel dan semua entitas yang mendukungnya.
Fatwa ini menekankan bahwa investasi atau dukungan terhadap perusahaan yang terlibat dalam penjajahan merupakan bentuk pengkhianatan.
Dalam fatwa yang diterbitkan melalui situs resminya, IUMS memuat tiga poin utama mengenai boikot:
1. Boikot terhadap semua aktivitas politik, ekonomi, budaya, dan akademik Israel.
2. Boikot terhadap perusahaan yang mendukung penjajahan Israel di Palestina.
3. Boikot terhadap perusahaan dari negara-negara yang memasok senjata atau dukungan lain kepada Israel.
Sekretaris Jenderal IUMS, Ali Al-Qaradaghi, menyerukan umat Islam untuk bertindak secara militer, ekonomi, dan politik guna menghentikan genosida yang tengah berlangsung di Jalur Gaza.
Baca Juga: KPK: Djoko Tjandra Bertemu Harun Masiku di Kuala Lumpur
Ia menegaskan, fatwa ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan agama para ulama terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungannya terhadap fatwa IUMS.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan, fatwa ini sejalan dengan Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 yang menyerukan dukungan terhadap perjuangan Palestina dan boikot produk Israel.
“MUI mendorong kekuatan masyarakat sipil global untuk mengintensifkan aksi boikot terhadap produk Israel dan entitas yang berafiliasi dengan Zionisme,” tegasnya, Rabu (9/4/2025).
PMII Rilis Daftar 25 Produk Layak Boikot
Menindaklanjuti Fatwa MUI, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merilis daftar 25 produk asing yang harus diboikot karena diduga terhubung dengan ekonomi Israel atau negara pendukungnya.
Daftar tersebut dikelompokkan dalam lima kategori:
1. Minuman: Danone Aqua, Coca-Cola, Milo, Pepsi, Nescafé
2. Kudapan: Oreo, Cadbury, Toblerone, KitKat, Good Time
3. Bumbu Masak: Heinz ABC, Knorr, Royco, Maggi, Kraft
4. Produk Rumah Tangga: Rinso, Molto, Sunlight, SuperPell, Vixal
5. Perawatan Pribadi: Pepsodent, Axe, Pantene, Oral-B, L’Oréal
Sekjen PB PMII, M. Irkham Tamrin, menyatakan bahwa daftar ini dibuat berdasarkan riset internal dan konsultasi eksternal.
“Boikot ini adalah langkah minimal untuk menghentikan aliran dana ke rezim Zionis,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









