Menkes Tegaskan Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fondasi Utama Indonesia Maju

AKURAT.CO Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menegaskan sektor kesehatan dan pendidikan menjadi fondasi utama yang akan membawa Indonesia sebagai negara maju.
Karena itu, dia menekankan pembangunan infrastruktur dan hilirisasi industri memang penting bagi negara maju. Namun, kualitas kesehatan masyarakat menjadi hal mendasar untuk keberlangsungan kehidupan.
"Karena sepintar apa pun manusianya kalau dia sakit maka tidak akan menjadi warga yang produktif. Paling penting untuk mencapai Indonesia Emas adalah sektor kesehatan dan pendidikan. Keduanya adalah prioritas tinggi dalam misi besar ini," ucapnya, Minggu (13/4/2025).
Baca Juga: Wamenkes Dante Saksono Ajak Masyarakat Cek Kesehatan Gratis
Dia mengatakan, pemerintah telah menetapkan enam pilar transformasi kesehatan sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem kesehatan nasional, yang semuanya diarahkan untuk memastikan akses yang lebih mudah serta mutu layanan yang lebih baik dan murah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk itu, Budi menghadiri pelantikan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Sabtu (12/4/2025). Diharapkan IDI dapat berpartisipasi dalam program transformasi untuk menciptakan akses kesehatan yang lebih mudah, berkualitas dan terjangkau.
Menkes juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan yang muncul selama proses transformasi. "Perbedaan pendapat adalah hal yang normal. Kami tetap akan terbuka untuk diskusi, dan diberi masukan oleh teman-teman IDI," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto, menegaskan memiliki komitmen untuk memperkuat ketahanan nasional melalui sektor kesehatan. Menurutnya, sejak didirikan pada 24 Oktober 1950, IDI terus berperan aktif dalam pembangunan kesehatan nasional.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 10 April 2025: Prediksi Kehidupan dalam Aspek Percintaan, Karier, Keuangan, dan Kesehatan!
"Tiga tujuan utama IDI adalah menjaga ketahanan nasional di bidang kesehatan, membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta menjaga kompetensi dokter Indonesia melalui pembinaan etika kedokteran," jelas Slamet.
Dia menambahkan, IDI memiliki peran sosial yang sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan siap mendukung stabilitas sosial, ekonomi, serta pertahanan negara sebagai bagian dari langkah besar menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami berharap IDI tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyusun kebijakan kesehatan. IDI adalah rumah besar bagi seluruh dokter Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








