Puan Maharani Desak Evaluasi Menyeluruh Usai Ledakan Amunisi TNI di Garut

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ledakan amunisi milik TNI di Garut, Jawa Barat, yang menewaskan sejumlah prajurit dan warga sipil.
Ia menegaskan, peristiwa tragis ini tidak boleh terulang di masa mendatang.
"Yang pertama, jangan sampai terjadi lagi hal seperti itu. Harus dievaluasi kenapa itu bisa terjadi," ujar Puan usai menutup Sidang ke-19 PUIC di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (15/5/2025).
Puan menekankan pentingnya evaluasi total terhadap sistem penyimpanan dan pengamanan amunisi, terutama untuk mencegah keterlibatan korban dari masyarakat sipil.
"Jangan sampai lagi-lagi melibatkan warga sipil. Ini menyangkut keselamatan rakyat," tegasnya.
Sebagai bentuk pengawasan parlemen, Puan memastikan DPR, melalui Komisi I, akan memanggil pejabat terkait di tubuh TNI guna dimintai pertanggungjawaban atas insiden ini.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Fauzan Rachmansyah: Sekjen Berkarya yang Menapaki Karir Politik dari Bawah
“Tentu Komisi I akan memanggil Panglima TNI, Danrem, dan jajaran yang terlibat untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, juga menyatakan pihaknya akan memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAD, Pangdam, Danrem, hingga komandan lapangan.
"Ini sudah terlalu sering terjadi. Kita perlu perbaikan menyeluruh. Jangan sampai keteledoran ini terus berulang," ujar Utut, Rabu (14/5/2025).
Menurutnya, musibah ini tak bisa dianggap sepele karena telah menelan korban dari berbagai kalangan, termasuk Kolonel, Mayor, hingga warga sipil.
“Kalau dibiarkan, potensi bahayanya bisa meluas ke mana-mana. Ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








