3 Cara Cek Penerima BSU Juni-Juli 2025, Gampang Cuman Pakai NIK KTP!

AKURAT.CO Inilah tiga cara cek penerima BSU Juni-Juli 2025 yang mudah dan gampang hanya pakai NIK KTP saja.
Bagi Anda yang masih kesulitan untuk melakukan pengecekan penerima BSU periode Juni-Juli 2025 inilah cara mudah lainnya selain menggunakan laman BSU BPJS Ketenagakerjaan.
BSU adalah bantuan yang disalurkan oleh pemerintah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu para pekerja yang memiliki penghasilan di bawah Rp3,5 juta.
Bantuan BSU diharapkan bisa meringankan beban ekonomi para pekerja, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang, serta meningkatkan daya beli masyarakat.
Tanpa berlama-lama, berikut ini 3 cara cek penerima BSU Juni-Juli 2025 yang gampang cuman menggunakan NIK KTP.
1. Melalui Situs Resmi Kemnaker
- Buka laman resmi: kemnaker.go.id setelah layanan kembali normal.
- Login atau daftar dengan menggunakan NIK, email, dan kata sandi.
- Lengkapi data diri, termasuk profil pekerjaan dan nomor BPJS Ketenagakerjaan.
- Setelah masuk ke akun, cek dashboard untuk melihat status penerimaan BSU.
2. Melalui Aplikasi Pospay
- Unduh aplikasi Pospay dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Registrasi akun baru setelah aplikasi berhasil diinstal.
- Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas resmi Anda.
- Buka aplikasi dan periksa bagian notifikasi untuk melihat apakah Anda terdaftar sebagai penerima BSU.
3. Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
- Buka aplikasi JMO – Jamsostek Mobile di perangkat Anda.
- Login dengan menggunakan alamat email atau nomor HP dan kata sandi yang telah terdaftar.
- Gulir ke bagian Informasi, kemudian pilih: "Cek Eligibilitas Bantuan Subsidi Upah (BSU)" dan klik "Klik di sini"
- Masukkan data yang dibutuhkan: Nama ibu kandung, Nomor handphone aktif, Email terkini
- Klik tombol "Lanjutkan" untuk mengetahui status kelayakan Anda sebagai penerima BSU.
Cara Mengatasi Laman BSU Ketenagakerjaan yang Down
1. Coba Akses di Luar Jam Sibuk
Sering kali laman down karena terlalu banyak yang mengakses bersamaan. Coba buka situsnya di luar jam sibuk, misalnya:
- Pagi hari sebelum jam kerja (sekitar pukul 05.00–07.00)
- Malam hari setelah pukul 21.00
2. Gunakan Perangkat dan Jaringan yang Stabil
Pastikan:
- Koneksi internet Anda stabil
- Perangkat tidak penuh cache atau terlalu banyak tab aktif
- Gunakan browser terbaru (Chrome, Firefox, Safari)
3. Hapus Cache dan Cookies Browser
Kadang masalah akses bukan dari server, melainkan dari browser Anda. Cara menghapus cache:
- Di Chrome: Settings > Privacy and Security > Clear browsing data
- Pilih "Cached images and files" dan "Cookies", lalu klik Clear data
4. Gunakan Mode Penyamaran (Incognito Mode)
Mode ini membuka laman tanpa gangguan dari ekstensi atau cache sebelumnya. Di Chrome, tekan:
- Ctrl + Shift + N (Windows)
- Command + Shift + N (Mac)
5. Akses Melalui Link Alternatif
Cek media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan atau Kementerian Ketenagakerjaan biasanya mereka membagikan link alternatif atau informasi status server.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







