DPR Minta Kemenhub Perketat Pengawasan Penerbangan Usai Tragedi Air India

AKURAT.CO Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pengawasan terhadap sistem penerbangan nasional menyusul tragedi jatuhnya pesawat Air India AI171 yang menewaskan ratusan orang.
Anggota Komisi V DPR, Sudjatmiko alias Miko, menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasional maskapai penerbangan di Indonesia.
“Insiden Air India menjadi peringatan keras bagi kita semua. Sistem pengawasan dan aspek kelaikan pesawat harus benar-benar diperketat,” ujar Miko di Jakarta, Sabtu (14/6/2025).
Legislator dari Fraksi PKB itu menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan tanggung jawab penuh dari setiap maskapai untuk memastikan pesawat dalam kondisi laik terbang.
“Langkah preventif tidak boleh diabaikan. Setiap maskapai harus menjamin pesawatnya aman dan laik terbang,” tegasnya.
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub FIFA: Anomali Lionel Messi, Mewakili Amerika Menantang Raksasa-Raksasa Eropa
Miko juga mendorong Kemenhub untuk meningkatkan koordinasi dengan otoritas dan lembaga terkait guna memastikan standar keselamatan tidak hanya memenuhi regulasi internasional, tetapi juga benar-benar diterapkan secara ketat di lapangan.
“Kami harap Kemenhub segera mengambil langkah nyata agar masyarakat merasa aman setiap kali naik pesawat di Indonesia,” tambahnya.
Sebelumnya, pesawat Air India AI171 jenis Boeing Dreamliner jatuh dan meledak di Ahmedabad, India, pada Kamis lalu, menewaskan 269 orang—termasuk 242 penumpang dan awak, serta puluhan orang di darat.
Pesawat tersebut jatuh di area kampus sebuah perguruan tinggi kedokteran. Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Tragedi ini disebut sebagai kecelakaan penerbangan paling mematikan di India sejak 1996.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








