Akurat
Pemprov Sumsel

Hangat dan Penuh Keakraban, Prabowo dan Vladimir Putin Bertemu di Istana Konstantinovsky

Atikah Umiyani | 19 Juni 2025, 20:56 WIB
Hangat dan Penuh Keakraban, Prabowo dan Vladimir Putin Bertemu di Istana Konstantinovsky

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dalam suasana hangat dan penuh keakraban, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Kamis (19/6/2025).

Sambutan yang hangat dan jabat tangan erat menjadi pembuka momen diplomatik yang sarat makna.

Dalam pengantarnya, Putin menyampaikan ucapan selamat datang dan kegembiraan dapat bertemu kembali dengan Prabowo di St. Petersburg. Sebelumnya, kedua kepala negara telah bertemu di Moskow saat Prabowo belum dilantik secara resmi sebagai Presiden RI.

"Kami sangat senang bertemu bersama Bapak Presiden di sini. Selamat datang," ujar Putin.

Baca Juga: Buku Prabowo 'Kepemimpinan Militer' Terbit di Rusia, Simbol Pertukaran Nilai Lintas Budaya

Prabowo pun menyampaikan apresiasi, atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah Rusia kepada dirinya dan delegasi Indonesia. Dia juga menyampaikan terima kasih, atas undangan sebagai tamu kehormatan di SPIEF 2025.

"Yang Mulia Presiden Putin, saya ingin menyampaikan terima kasih saya, penghargaan saya atas undangan ini hari ini, dan penerimaan yang begitu baik diberikan kepada saya dan delegasi saya," ucap Prabowo.

Setelah pertemuan, Prabowo dan Putin melakukan pertemuan lanjutan dalam format jamuan makan siang bersama delegasi masing-masing.

Pertemuan ini menjadi simbol komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin lama, sekaligus membuka lembaran baru kerja sama Indonesia–Rusia yang lebih erat dan konkret.

Turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan dengan Putin adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.