Kementerian P2MI Target 400 Ribu Penempatan Pekerja Migran di 2026, Tapi Siap Koreksi Ulang

AKURAT.CO Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), menargetkan penempatan 400 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri pada tahun 2026, meningkat signifikan dari realisasi tahun ini sebesar 297 ribu.
Hal itu disampaikan Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, usai rapat bersama Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).
"Sebenarnya yang kita target cukup bombastis, dari 297 ribu kita target menjadi 400 ribu. Tetapi mungkin nanti kita harus mengoreksi ini sesuai dengan keadaan, karena ini kan bukan hanya kita yang target, kita harus lihat keadaan pasar di luar negeri dalam konteks prakteknya," ujar Karding.
Baca Juga: Tabungan Pekerja Migran di BNI Naik 19,5 Persen per Maret 2025, Kekuatan Jaringan Luar Negeri Mudahkan Akses Perbankan bagi PMI
Dia menekankan, meskipun permintaan atau job order di negara tujuan cukup tinggi, proses konsolidasi dan pelatihan tenaga kerja terampil tetap memerlukan waktu dan strategi yang matang.
"Kalau job ordernya sebenarnya besar, tetapi mengkonsolidasi ini, melatih ini butuh waktu. Butuh waktu, sehingga harus kita, mungkin harus kita koreksi ulang," jelasnya.
Karding juga menyebutkan, alokasi anggaran untuk mendukung target penempatan tersebut telah didukung oleh Komisi IX DPR RI, yang menyetujui penambahan anggaran Rp1,3 triliun di luar pagu indikatif Rp285 miliar.
Baca Juga: Pantik Semangat Wirausaha PMI, Program Mandiri Sahabatku Sapa 250 Pekerja Migran di Jepang
"Yang terbesar kita alokasikan ke Dirjen Promosi dan Kerjasama, karena kita ingin mendorong penempatan pekerja migran keluar negeri agak serius, dengan tingkat kualitas yang bagus," katanya.
Selain peningkatan penempatan, pelindungan terhadap pekerja juga menjadi prioritas utama kementerian.
"Pelindungan ini fokusnya nanti bagaimana kita mencegah perangkat prosedural, dan bagaimana melatih dan menyiapkan pekerja yang terampil, sekaligus bagaimana melakukan membangun tata kelola dan pelayanan yang efisien, mudah dan murah," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








