Tebar Kebahagiaan, Pekan Hari Anak Nasional 2025 Akan Dilakukan Serentak di Indonesia

AKURAT.CO Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengatakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 akan dilakukan secara menyeluruh wilayah Indonesia secara serentak.
Sebab, perayaan HAN tidak hanya dilakukan secara sentralistik, namun tahun ini akan dilaksanakan secara desentralistik.
"Jadi tidak berpusat hanya di satu titik saja, agar anak-anak Indonesia ini turut merasakan bahagianya di Hari Anak Nasional (HAN)," kata Arifah saat konferensi pers di Kantor KemenPPPA, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga: Peringati Hari Kartini dan Hari Anak Sedunia, AMPG Hadirkan Perpustakaan Keliling Lahadalia
Nantinya, ada sekitar 430 kegiatan dan program yang akan mendukung pelaksanaan perayaan HAN oleh kementerian dan lembaga terkait.
Kegiatan yang akan dilakukan, seperti jalan SAPA yang akan hadir di beberapa titik. Di antaranya, di lapas Tangerang, dinamika Bantar gebang, dan LP di Jakarta, dan panti asuhan di daerah Pandeglang.
"Kita akan lakukan tanggal 17 besok, jelajah Sapa itu ada di 3 titik, kemudian tanggal 18, kami ada di Pandeglang. Kegiatan-kegiatan sebelumnya dari beberapa kabupaten dan kota sudah dilaksanakan," ucapnya.
Dari salah satu wujud nyata pemerintah di Kabupaten Magelang, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi untuk memberikan kemudahan seperti transportasi gratis untuk anak anak sekolah di tanggal 23.
Selain itu, terdapat harga spesial untuk anak-anak ketika berkunjung ke destinasi wisata atau museum, dengan syarat tidak membawa gadget. "Ini hanya bisa diberikan ketika anak-anak pergi bersama orang tua. agar ada interaksi," ujarnya.
Baca Juga: 40 Ucapan Selamat Hari Anak Sedunia untuk Anak Laki-laki, Penuh Hikmah dan Kebijaksanaan
Serta memberikan harga spesial untuk tempat makan dan resto tertentu, ketika anka-anak makan di sana dengan syarat datang bersama keluarga dan tanpa gadget. "Ini beberapa hal yang kami usulkan di beberapa kabupaten kota untuk Magelang, karena kami memang hadir di sana," tegasnya.
Sementara itu Wakil Menteri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (PPPA), Veronica Tan, mengatakan pelaksanaan HAN dimaksudkan untuk meningkatkan awareness kepada anak-anak, orang tua dan masyarakat semua. Selain itu, hal ini juga berkaitan dengan quick win Presiden Prabowo.
"Dari program Generasi Emas Bebas stunting dari MBG, dan bagaimana kita mendidik anak-anak kita, orang tua, ibu yang hamil sampai pasca melahirkan dan juga pendidikan inklusif sekolah rakyat. Tidak ada anak yang tertinggal. Itu juga salah satu program dari Pak Presiden dan Pak Wapres," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









