Akurat
Pemprov Sumsel

Hendropriyono Sebut Ada Pihak Asing Jadi Dalang Demo di DPR, Hinca: Sampaikan ke Presiden

Paskalis Rubedanto | 29 Agustus 2025, 17:30 WIB
Hendropriyono Sebut Ada Pihak Asing Jadi Dalang Demo di DPR, Hinca: Sampaikan ke Presiden

AKURAT.CO Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M Hendropriyono, menyebut ada pihak luar atau asing yang menjadi dalang aksi demonstrasi, yang terjadi beberapa hari ini di depan gedung DPR RI. 

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan, meminta Hendropriyono untuk mengungkap secara lengkap terkait 'dalang' tersebut, dan disampaikan secara utuh kepada Presiden Prabowo Subianto. 

"Kita berharap sekali kepada pak Hendro orang yang sangat senior dan paham betul untuk menyampaikan secara lengkap kepada presiden," ujar Hinca saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: Komnas HAM Buka Posko Pengaduan bagi Korban Demo

"Agar betul-betul informasi itu jadi masukan yang cukup dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kebersamaan kita, menjaga kedaulatan negara.  Karena juga disebutkan ada pihak asing begitu," sambungnya. 

Meski demikian, dia enggan berkomentar lebih jauh terkait analisis Hendropriyono, karena tak ahli dalam bidang intelijen. Sebagai anggota yang mengurusi bidang hukum di DPR, Hinca hanya meminta Hendropriyono untuk menyampaikan kepada Presiden sebagai masukan. 

"Kita enggak ahli di situ, tapi saya kira pak Hendro, kita minta untuk menyampaikan secara utuh lengkap kepada pemerintah," tegasnya. 

Baca Juga: Demo Mahasiswa Berlanjut Hari Ini, TNI Berjaga Ketat di Depan Gedung DPR RI

Sebelumnya, Hendropriyono mengeklaim dirinya mengetahui dalang di balik demonstrasi yang terjadi di gedung DPR beberapa hari ini. Dia menyebut, pihak dari luar menjadi dalang demo tersebut dan memiliki kaki tangan di Indonesia yang dikendalikannya.

"(Dalangnya) Dari luar. Dari luar. Orang yang dari luar hanya menggerakkan kaki tangannya yang ada di dalam," ujar Hendropriyono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

"Dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," sambungnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.