Reshuffle Menteri Koperasi Pesan Tegas dari Presiden Prabowo

AKURAT.CO Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Koperasi dari Budi Arie Setiadi kepada Ferry Juliantono dinilai sebagai langkah strategis.
Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, mengatakan, reshuffle kabinet tersebut adalah pesan jelas bahwa Kementerian Koperasi tidak boleh dipimpin oleh sosok yang tersandera masalah hukum.
"Reshuffle ini harus dibaca sebagai pesan tegas dari Presiden Prabowo. Kementerian Koperasi tidak boleh dipimpin oleh orang yang tersandera masalah. Selama ada beban hukum yang belum selesai, sulit bagi siapa pun untuk fokus pada percepatan program," jelasnya, saat dihubungi Akurat.co, Senin (8/9/2025).
Mufti melihat kehadiran Ferry Juliantono di kursi Menteri Koperasi membawa harapan baru.
Dia menilai rekam jejak Ferry Juliantono bersih dan tidak memiliki beban hukum, sehingga bisa langsung bekerja tanpa harus ada energi yang tersita untuk membela diri.
"Pak Ferry bukan orang baru, beliau sudah lama mengurusi koperasi dan paham betul denyut persoalan di lapangan. Karena itu, tidak ada alasan untuk menunda lagi. Roadmap Koperasi Merah Putih harus jalan sekarang juga. Setiap hari rakyat menunggu kepastian, bukan omon-omon," ujarnya.
Baca Juga: Reshuffle Sore Ini, Sri Mulyani Juga Diganti
Mufti mengatakan, Komisi VI DPR akan memberikan dukungan penuh kepada Ferry Juliantono. Namun, ia menekankan dukungan tersebut disertai pengawasan ketat agar kementerian benar-benar menghadirkan terobosan nyata bagi rakyat.
"Komisi VI akan mendukung tapi juga akan mengawasi secara ketat. Publik ingin melihat keberanian mengambil terobosan. Bagaimana koperasi benar-benar melindungi petani, nelayan dan UMKM di tengah situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian. Kita tidak bisa lagi membiarkan kementerian ini berjalan lamban, apalagi sekadar jadi etalase," jelasnya.
Menurut Mufti, Kementerian Koperasi harus berani menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil.
Baca Juga: Prabowo Resmi Reshuffle, 6 Kementerian dan Lembaga Dilantik Sore Ini
Dia berharap, di bawah kepemimpinan Ferry Juliantono, koperasi dan UMKM tidak hanya dijadikan jargon, melainkan instrumen nyata untuk mengurangi ketimpangan sosial ekonomi.
"Saya yakin Presiden sudah memilih orang yang tepat. Tapi ke depan, yang diukur bukan sekadar loyalitas politik, melainkan seberapa cepat dan seberapa nyata koperasi bisa mengurangi ketimpangan. Itulah standar yang akan dipakai publik, dan itulah yang akan kami kawal di DPR," ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Reshuffle Kabinet? Ini Definisi Lengkap dan Tujuannya
Sebanyak enam kementerian mengalami perombakan, termasuk pelantikan Menteri Haji dan Umrah sebagai institusi yang baru disahkan pemerintah.
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86B Tahun 2025, berikut nama-nama menteri yang dilantik:
- Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
- Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding.
- Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi.
- Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah.
- Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
- Menteri Pemuda dan Olah Raga, awalnya dijabat Dito Ariotedjo, kini masih kosong.
- Menko Polkam, awalnya dijabat Budi Gunawan, kini masih kosong.
Baca Juga: Dikabarkan Kena Reshuffle, Budi Arie Irit Bicara
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







