Kementerian PPPA Minta Pihak Sekolah dan Orang Tua Ikut Awasi Program MBG

AKURAT.CO Pemerintah serius membenahi program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG), yang beberapa hari ini disorot karena maraknya kasus keracunan. Pembenahan tersebut dilakukan mulai dari perbaikan tata kelola, sampai peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Plt Deputi BIdang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ratna Susianawati, pun meminta kepada sekolah dan orang tua untuk membantu dalam pengawasan program MBG.
"Yang penting sekarang adalah meyakinkan kepada anak, meyakinkan kepada orang tuanya, kepada sekolah. Sekolah juga memiliki peran untuk itu, untuk juga melakukan pengawasan bersama-sama," kata Ratna saat ditemui di Kantor Kementerian PPPA, Rabu (1/10/2025).
Baca Juga: Mantan SPG Jadi Personel Dapur MBG: Program Ini Angkat Pekerja yang Tadinya Menganggur
Dia memastikan bagaimana pemenuhan hak dan perlindungan anak dapat terpenuhi maksimal. Karena itu, dengan perbaikan yang dilakukan secara konstruktif melalui perbaikan dan evaluasi dari kerjadian yang dilakukan.
"Dan kita tidak ingin ini akan berulang kembali, dan ini komitmen pemerintahan luar biasa untuk bisa melakukan perbaikan dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan," ucapnya.
Dia meyakini bahwa program MBG memiliki tujuan untuk menciptakan generasi yang sehat dan generasi yang berkualitas, sebagai penerus bangsa yang berkualitas.
Baca Juga: Program MBG Tetap Lanjut Meski Tuai Kritik, BGN: Banyak Anak Perlu Diintervensi Pemenuhan Gizinya
"Pasti semuanya harus dilakukan perbaikan-perbaikan, harus dilakukan pembenahan-pembenahan dan itu pemerintah menurut saya juga sudah sangat, menurut kita semua sudah sangat cepat untuk bergerak untuk melakukan pembenahan," jelas dia.
Dengan perbaikan yang dilakukan pemerintah, program MBG dapat kembali diterima di tengah masyarakat tentunya dengan edukasi dan evaluasi untuk dapat memberikan yang terbaik bagi anak-anak.
"Karena 2045 itu konsentrasinya adalah bagaimana anak ini siap menyongsong kepemimpinan, kesehatan, dan juga tentunya menu-menu yang disiapkan itu kan sebagai upaya untuk perbaikan menu, gizi yang menyiapkan mereka semua untuk menjadi anak-anak yang bagus," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







