Akurat
Pemprov Sumsel

Anies Baswedan Luncurkan Buku Leadership XYZ: Dialog Lintas Generasi tentang Kepemimpinan dan Integritas

Arief Rachman | 16 Oktober 2025, 11:26 WIB
Anies Baswedan Luncurkan Buku Leadership XYZ: Dialog Lintas Generasi tentang Kepemimpinan dan Integritas

AKURAT.CO Di tengah hiruk pikuk dunia politik dan derasnya arus informasi, Anies Baswedan memilih berbicara dengan cara yang lebih hening: lewat sebuah buku.

Bersama dua penulis muda, Dedi Wijaya dan Sarah Ardiwinata, Anies menulis Leadership XYZ: 3 Generasi Bicara Hidup dan Kepemimpinan, sebuah refleksi lintas generasi tentang bagaimana memimpin diri, sesama, dan bangsa dengan integritas.

Peluncuran buku ini digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 8 Oktober 2025, dalam format mini teater yang memadukan musik, monolog, dan percakapan lintas generasi.

Acara dibuka dengan tiga monolog personal:

  • Sarah Ardiwinata (Gen Z) menuturkan kisah kehilangan sebagai titik awal perjalanan kepemimpinannya.

  • Dedi Wijaya (Gen Y) membawakan cerita tentang kekuatan narasi yang menjembatani antar generasi.

  • Anies Baswedan (Gen X) menutup dengan refleksi mengenai para pemimpin awal Indonesia — mereka yang berjuang dengan gagasan, integritas, dan harapan.

“Pemimpin sejati tidak lahir dari jabatan, tapi dari kepercayaan,” ujar Anies dalam monolognya.

“Para pendiri republik ini tidak mewariskan harta, mereka mewariskan visi. Di masa ketika popularitas sering menggantikan substansi, kita perlu kembali pada pemimpin yang berdiri di atas gagasan dan integritas.”

Mengapa Menulis Buku Ini

Anies menyebut kepemimpinan sebagai isu yang tidak lekang oleh waktu, topik yang selalu relevan bagi setiap generasi.

Baca Juga: Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 16 Oktober 2025

Dengan pengalaman panjang memimpin lembaga pendidikan, gerakan sosial, hingga pemerintahan, ia merasa perlu meneruskan nilai-nilai kepemimpinan bukan dalam bentuk pidato, melainkan melalui bahasa yang mudah dijangkau semua kalangan.

“Kepemimpinan tidak harus dibicarakan dengan istilah yang rumit,” ujarnya.

“Justru lewat dialog dengan dua generasi muda, banyak prinsip dan pengalaman bisa diterjemahkan menjadi alat praktis — bagaimana membuat keputusan, menjaga kepercayaan, dan tetap tenang di bawah tekanan.”

Menurut Anies, kepemimpinan sejati bukan soal jabatan, melainkan kemampuan menumbuhkan kepercayaan hingga orang lain mau mengikuti.

“You are a leader only if you have a follower,” katanya.
“Dan agar ada yang mengikuti, seorang pemimpin harus memberi arah, bukan hanya perintah; memberi makna, bukan sekadar tugas.”

Menulis Sebagai Dialog Lintas Generasi

Buku Leadership XYZ ditulis oleh tiga mantan ketua OSIS lintas generasi.

Dedi merupakan Pengajar Muda Indonesia Mengajar, program yang diprakarsai oleh Anies, sementara Sarah pertama kali bertemu Anies sebagai penanya dalam forum Desak Anies pada masa kampanye 2024.

Pertemuan itu berkembang menjadi percakapan panjang lintas zaman—dan akhirnya menjadi buku.

“Kepemimpinan bukan tentang siapa yang lebih dulu lahir, tapi siapa yang mau mendengar,” ujar Anies.

“Setiap generasi punya potongan kebenarannya sendiri, dan ketika disatukan, kita melihat gambaran masa depan yang lebih utuh.”

Bagi Dedi Wijaya, kepemimpinan adalah tentang keberanian menjembatani.

“Kisah adalah jembatan yang membuat nilai tidak berhenti di satu masa, tapi terus menemukan bentuknya di setiap generasi,” tuturnya.

Sementara Sarah Ardiwinata menambahkan, “Kami tumbuh di era yang serba cepat. Tapi lewat proses menulis bersama dua generasi di atas saya, saya belajar bahwa kebijaksanaan tidak bisa di-fast-track. Ia hanya tumbuh lewat waktu dan pengalaman.”

Dalam sesi talkshow setelah peluncuran, Anies menyinggung tantangan literasi dan perhatian publik di era digital.

“Masalahnya bukan pada durasi perhatian, tapi pada kedalaman makna,” ujarnya.

“Anak muda hari ini bukan malas membaca, mereka hanya bosan membaca hal yang tak relevan. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca teks, tapi kemampuan membaca dunia. Di tengah banjir informasi, kemampuan memilih bacaan yang menumbuhkan adalah bentuk kepemimpinan baru.”

Baca Juga: Ubah Mekanisme Lobi, ESDM Optimis BBM di SPBU Swasta Bakal Terisi Akhir Oktober

Tentang Buku Leadership XYZ

Buku ini bukan sekadar refleksi, melainkan percakapan lintas generasi yang ditutup dengan toolkit praktis seputar pengambilan keputusan, menjaga kepercayaan, hingga cara tetap tenang di tengah tekanan.

Leadership XYZ juga memuat tulisan tamu dari Tom Lembong dan keluarga Prof. Emil Salim, yang menambah kedalaman perspektif lintas zaman.

“Setiap zaman punya bahasanya sendiri,” tutup Anies Baswedan.

“Kepemimpinan lintas generasi adalah tentang kesediaan mendengarkan agar nilai yang kita wariskan tetap hidup.”

Informasi Pemesanan Buku

Judul: Leadership XYZ: 3 Generasi Bicara Hidup dan Kepemimpinan
Penulis: Anies Baswedan, Dedi Wijaya, Sarah Ardiwinata
Penerbit: Pear Press / Simpul Grup
Harga: Rp138.000,-
Pre-Order: 9–17 Oktober 2025
Edisi Eksklusif: Tanda tangan tiga penulis + souvenir khusus
Website: www.leadership-xyz.com
WhatsApp Contact Center: 0822-3300-6139

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.