Akurat
Pemprov Sumsel

LAN Rancang SKKK HCDO, Pastikan Pengembangan Kompetensi ASN Terintegrasi dengan Manajemen Talenta

Oktaviani | 19 Oktober 2025, 18:01 WIB
LAN Rancang SKKK HCDO, Pastikan Pengembangan Kompetensi ASN Terintegrasi dengan Manajemen Talenta

AKURAT.CO Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus memperkuat ekosistem pembelajaran aparatur dengan menyusun Rancangan Standar Kompetensi Kerja Khusus (RSKKK) Human Capital Development Officer (HCDO).

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh kegiatan pengembangan kompetensi ASN berjalan terstandar, terukur, dan terintegrasi dengan sistem manajemen talenta nasional.

Deputi Bidang Penjaminan Mutu dan Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN, Army Winarti, menyampaikan hal tersebut dalam Konvensi SKKK HCDO yang digelar di ruang kelas AB, ASN Corporate University LAN, Jakarta, Kamis (16/10).

Menurut Army, penyusunan standar ini menjadi jawaban atas tantangan kebutuhan ASN yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan birokrasi modern.

Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) tahun 2024 menunjukkan, meskipun 69 persen ASN telah berpendidikan sarjana ke atas, hanya 47 persen yang mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan puncak dari proses penyusunan standar kompetensi kerja yang telah berlangsung sejak pertengahan tahun, melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas instansi pemerintah,” ujar Army.

Ia menegaskan, penyusunan RSKKK HCDO dilakukan secara transparan, partisipatif, dan berbasis bukti, agar hasilnya benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata birokrasi.

“Konvensi ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi forum substansial yang memastikan setiap unit kompetensi disusun berdasarkan kebutuhan organisasi dan disepakati bersama oleh para pemangku kepentingan,” tegasnya.

Baca Juga: Reformers Academy 2025: Titik Awal Transformasi ASN untuk Pemerintahan yang Adaptif dan Inovatif

Army menambahkan, penyusunan SKKK HCDO merupakan langkah strategis untuk memperkuat karier ASN berbasis kompetensi serta menjadi dasar pengakuan profesional di tingkat nasional maupun internasional.

“Fungsi strategis SKKK HCDO adalah memastikan setiap kegiatan pembelajaran ASN memiliki tujuan, standar, dan dampak yang jelas. Kami ingin pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar tercermin dalam peningkatan kinerja ASN yang berdampak nyata bagi organisasi dan pembangunan nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Penjaminan Mutu Pembelajaran LAN, Meita Ahadiyati, menyampaikan bahwa LAN berkomitmen menjadi pengarah mutu pembelajaran nasional agar seluruh pelatihan ASN, baik di pusat maupun daerah, memiliki kesetaraan mutu dan relevansi yang sama.

“HCDO akan menjadi katalis utama dalam mewujudkan ASN yang profesional dan berdampak pada peningkatan kinerja publik. Konvensi ini adalah langkah awal menuju penerapan standar kompetensi yang berkelanjutan,” ungkap Meita.

LAN berkomitmen mengawal implementasi SKKK HCDO sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran ASN yang kolaboratif, transparan, dan berorientasi hasil, guna mewujudkan birokrasi yang unggul dan berdaya saing global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.