Akurat
Pemprov Sumsel

Creative Market Jadi Denyut Nadi Kreator dan Pejuang Ekonomi Kreatif di Jakarta

Ahada Ramadhana | 25 Oktober 2025, 15:05 WIB
Creative Market Jadi Denyut Nadi Kreator dan Pejuang Ekonomi Kreatif di Jakarta

 

AKURAT.CO Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi Creative Market yang menjadi rangkaian acara Jakarta Innovation Days (JID) 2025. Acara ini dapat menjadi wadah bagi kreator dan pejuang ekonomi kreatif. 

Dia menyebut, event ini sebagai aktivasi connection hub yang dapat menghadirkan pengalaman baru sekaligus bagian dari #OktoBerkreasi.

"Creative Market bisa menjadi denyut nadi dari lingkungan kreatif di Jakarta. Saat kita membeli sesuatu dari sini, tentu kita bisa berdampak untuk membantu teman-teman kreator atau pejuang ekraf yang sedang berjualan," kata dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga: Pemerintah Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif di 28 Provinsi dan 80 Kabupaten/Kota Tahun Ini

"Ini bisa menjadi bagian dari akselerasi inovasi Jakarta sebagai salah satu kota di Indonesia yang berdaya saing global, adaptif, dan berkelanjutan," tambahnya.

Dia menilai, Creative Market di JPM Dukuh Atas menjadi episentrum kegiatan sekaligus ruang kolaborasi dalam kawasan Transit Oriented Development (TOD). Kehadirannya diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan jenama-jenama lokal, supaya produknya makin dikenal.

"Saya senang karena Creative Market bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan jenama-jenama lokal seperti produk kriya dan fesyen kepada para commuter yang lewat. Semoga kolaborasi ini bisa terus berlanjut untuk menumbuhkan ekosistem kreatif di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bappeda Jakarta, Deftrianov, mengatakan hasil Survei Global Time Out 2025 menunjukan Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia, untuk sistem transportasi publik terbaik dan peringkat kedua di Asia Tenggara.

Karenanya, JID 2025 hadir dengan mengangkat konsep '15-Minute City' dan semangat 'Explore, Connect, Impact!' yang menjadikan Kawasan Dukuh Atas sebagai urban playground. Di mana, siapapun bisa melihat langsung ragam inisiatif dan eksperimen kreatif yang telah memberi kontribusi nyata bagi transformasi kota.

Baca Juga: Memakmurkan Ekonomi Tanah Air Melalui Ekonomi Kreatif Haji

"Sebenarnya space yang masih kosong di kawasan ini bisa terus dilakukan aktivasi supaya spiritnya lebih optimal dan memberi warna," ujarnya.

Kawasan Dukuh Atas dipilih karena masih jadi bagian dari walkable cities yang semuanya terkoneksi. Pengembangan transportasi Jakarta ke depan lebih fokus pada interkoneksi, sehingga memudahkan warga Jakarta untuk beraktivitas.

Selama lima hari, yaitu 21-25 Oktober 2025, Creative Market hadir menawarkan pengalaman yang menyenangkan dan interaktif sebagai bentuk perayaan inovasi sekaligus masa depan Jakarta sebagai kota global.

Adapun booth yang berpartisipasi dalam event ini telah melalui proses kurasi, seperti D’koes Craft, Rubysh, Fasthershop, Rayama, Oh My Craft!, Baut & Bot, Senara, Buddy Pekerti, Keboen Keyang, Limittes.id, HerNil, Mora & Olfi, Bintang Sempurna, 3Second, Kok Bisa, Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ), dan Sahabat Gizi.

"Kawasan Dukuh Atas siap menjadi titik temu para pengguna transportasi umum yang sejalan dengan ritme aktivitas ekonomi kreatif warga kota Jakarta," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.