2.652 Puskesmas Ditargetkan Berdiri di Wilayah Perbatasan dan Kepulauan hingga Tahun 2029

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 2.082 puskesmas dan 6.576 Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKDK) sampai tahun 2029.
Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, menjelaskan, dari 10.300 puskesmas hanya 2.652 yang masuk ke dalam Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).
"Saat ini ada 54.257 desa sudah memiliki UPKDK," katanya dalam rapat bersama Komisi IX DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Baca Juga: Puskesmas di Indonesia Masih Kekurangan Psikolog Klinis dan Obat Kejiwaan
Menurut Maria, saat ini sebanyak 129 unit puskesmas direncanakan akan direlokasi yang disebabkan karena berbagai keadaan. Selain itu, terdapat 111 puskesmas di seluruh Indonesia mengalami rusak berat.
Ia juga menerangkan sebanyak 36 kecamatan di Indonesia masih belum memiliki kecamatan. Serta 268 puskesmas yang memiliki jarak tempuh lebih dari dua jam dari desa. Kemudian terdapat 1.175 puskesmas dengan rasio cukup tinggi yaitu satu berbanding 30.000.
"Satu puskesmas bisa menangani 30 ribu orang. Sekarang ada 160 kabupaten/kota yang sudah rata-ratanya di atas satu banding 30 ribu, sehingga ini relatif overload," ujarnya.
Baca Juga: Balita Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing, Posyandu dan Puskesmas Jadi Sorotan
Selain puskesmas, pelayanan kesehatan primer juga dilayani oleh klinik pratama. Dengan sebaran di 38 provinsi sebanyak 18.932 klinik pratama, 6.632 di antaranya telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Pelayanan kesehatan primer juga dilayani oleh dokter praktik mandiri. Kita ada 15.746 praktik mandiri dokter di seluruh Indonesia dengan 4.456 yang bekerja sama dengan BPJS," jelas Maria.
"Untuk praktik mandiri dokter gigi, kita ada 10.203 praktik mandiri dokter gigi dengan 1.184-nya bekerja sama dengan BPJS," tambahnya.
Baca Juga: Tahun Ini Semua Puskesmas di Jakarta Wajib Punya Psikolog, Layanan 24 Jam Siap Sambut Warga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








