Kemenag Ingin Lulusan Madrasah Bisa Penuhi Kebutuhan Pasar Industri, Tidak Cuma Pintar Ngaji

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) mendorong agar setiap provinsi punya tiga tipologi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) unggulan, yaitu MAN Insan Cendekia (IC), MAN Program Keagamaan (PK), dan MAN Kejuruan atau Vokasi.
Wakil Menteri Agama, Romo H.R. Muhammad Syafi'i, menilai spesialisasi ini mutlak diperlukan untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.
Menurutnya, MAN Insan Cendekia akan didorong untuk berfokus pada riset, sains, teknologi, dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Sementara MAN PK, akan menjadi kawah candradimuka bagi pendalaman ilmu agama (tafaqquh fiddin) yang kontekstual dengan kehidupan sosial.
Baca Juga: Perayaan Natal 2025, Kemenag Hibur Jemaat Stasi Yohanes Rasul Arcamanik
Dia pun memberikan penekanan khusus pada pengembangan MAN Kejuruan. Jenis madrasah ini akan difokuskan untuk mencetak tenaga terampil yang siap kerja, namun tetap memiliki fondasi keislaman yang kokoh.
"Kita ingin lulusan madrasah tidak hanya pintar mengaji, tapi juga memiliki skill teknis yang relate dengan kebutuhan pasar industri," ujar Romo Syafi'i saat meninjau MAN 2 Yogyakarta, dikutip Minggu (4/1/2026).
Baca Juga: 40 Contoh Soal AKGTK Kemenag 2025 Lengkap dengan Kunci Jawaban
Visi ini sejalan dengan rencana strategis Kemenag untuk membentuk direktorat baru, yakni Direktorat Vokasi. Unit kerja ini nantinya akan secara khusus mendalami, memetakan, dan mengembangkan kebutuhan-kebutuhan madrasah agar kurikulum dan output-nya lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan dunia kerja.
"Kita akan terus bahas dan siapkan MAN-MAN ini secara matang. Pembentukan Direktorat Vokasi adalah langkah konkret agar madrasah kita tidak gagap menghadapi era disrupsi," tegasnya.
Melalui skema tiga tipologi madrasah di tiap provinsi ini, Kemenag berharap dapat memeratakan kualitas pendidikan. Harapannya, anak-anak madrasah di seluruh pelosok negeri memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi teknokrat, ulama, maupun profesional handal yang berkarakter Islami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








