Diminta Balik Lagi Jadi Petugas Haji 2026, Chiki Fawzi: Tidak Jadi Lagi, Saya Sudah Move On

AKURAT.CO Aktivis sosial sekaligus figur publik Chiki Fawzi kembali menegaskan keputusannya untuk tidak melanjutkan proses sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026. Meski sempat diminta kembali bergabung, Chiki menyatakan dirinya telah benar-benar move on dan memilih fokus pada aktivitas lain.
Pernyataan tersebut disampaikan Chiki melalui unggahan terbarunya di media sosial, menanggapi dinamika pencopotan dan pemanggilan ulang yang sempat ia alami dalam beberapa hari terakhir.
“Udah ya. Aku udah move on,” tulis Chiki singkat, Kamis (29/1/2026) menandai sikapnya yang memilih tidak lagi memperpanjang polemik.
Keputusan itu menegaskan bahwa Chiki tidak lagi memikirkan statusnya sebagai petugas haji, meskipun sebelumnya sempat muncul kabar dirinya kembali dipanggil untuk bergabung. Alih-alih larut dalam ketidakpastian, Chiki kini memilih melanjutkan aktivitas sosial dan kemanusiaan yang selama ini menjadi fokus utamanya.
Baca Juga: Usai Pencopotan Chiki Fawzi dari Petugas Haji Viral, Kemenhaj Sebut Diklat Bagian dari Seleksi
Sikap tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian dinamika yang sempat menyita perhatian publik. Chiki sebelumnya mengaku dicopot secara mendadak dari petugas haji 2026, lalu dipanggil kembali, sebelum akhirnya memastikan dirinya tidak jadi berangkat dan tidak melanjutkan proses pelatihan.
Dalam sejumlah unggahan sebelumnya, Chiki sempat mengungkapkan rasa sedih karena menjadi petugas haji merupakan salah satu cita-cita besarnya. Namun, seiring waktu, ia memilih menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.
Pilihan Chiki untuk “move on” juga dibaca sebagai bentuk kedewasaan dalam menyikapi kebijakan institusional yang berada di luar kendali personal. Ia tidak lagi menyinggung alasan pencopotan maupun keputusan pemanggilan ulang, dan memilih menutup bab tersebut tanpa polemik lanjutan.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji 2026
Sementara itu, pihak Kementerian Haji dan Umrah RI telah menegaskan bahwa proses seleksi petugas haji 2026 dilakukan secara ketat, mempertimbangkan faktor kesehatan, kedisiplinan, serta penilaian instruktur selama pendidikan dan pelatihan.
Dengan sikapnya saat ini, Chiki Fawzi menegaskan bahwa ibadah dan pengabdian tidak selalu harus melalui satu pintu. Baginya, melayani sesama tetap bisa dilakukan di banyak ruang—tanpa harus terikat pada satu status atau jabatan formal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









