Gus Yahya Akan Mencalonkan Lagi sebagai Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35?

AKURAT.CO Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf angkat bicara mengenai kemungkinan dirinya kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026.
Yahya tidak secara tegas menyatakan akan maju atau tidak. Ia menegaskan bahwa sejak terpilih sebagai Ketua Umum PBNU pada Desember 2021, dirinya tidak lagi memandang NU sebagai ruang personal, melainkan sebagai organisasi kolektif yang berjalan atas aspirasi seluruh warga NU.
“Kalau pertanyaan soal saya sendiri, apakah nyalon lagi atau tidak? Saya beritahu ya, saya beritahu. Sejak 25 Desember 2021, sebetulnya sudah tidak ada lagi Yahya Cholil Staquf. Yang ada tinggal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Jam'iyah Nahdlatul Ulama,” ujar Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: Rais Aam dan Gus Ipul Tak Hadir Harlah 1 Abad NU, PBNU Masih Retak?
Menurut Yahya, keputusan yang akan diambil dalam muktamar sepenuhnya merupakan kehendak dan aspirasi cabang-cabang NU, bukan ditentukan oleh individu tertentu.
“Apapun yang terjadi di dalam Muktamar, itulah hasil dari aspirasi seluruh cabang,” katanya.
Ia kembali menegaskan, “Tidak ada lagi Yahya Cholil Staquf. Yang ada hanya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Jam'iyah Nahdlatul Ulama.”
Yahya menjelaskan, sebelum pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, PBNU akan terlebih dahulu menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU pada bulan Syawal 1447 Hijriah atau sekitar April 2026.
“Bahwa Munas dan Konbes dilaksanakan Syawal, Muktamar dilaksanakan Juli atau Agustus,” ujarnya.
Menurut Yahya, rangkaian agenda tersebut menjadi panduan kerja PBNU dalam mempersiapkan muktamar agar dapat berlangsung dengan baik.
“Saya kira ini adalah ancar-ancar untuk memberi panduan kepada kita, secepat apa kita harus bekerja. Mempersiapkan semua itu supaya bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Baca Juga: Kenapa Presiden Prabowo Tidak Hadir Peringatan Harlah 1 Abad NU?
Sebelumnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyampaikan bahwa jadwal Munas, Konbes, dan Muktamar NU telah disepakati dalam Rapat Pleno PBNU. Muktamar ke-35 NU ditargetkan digelar pada Juli atau Agustus 2026 sebagai kelanjutan dari keputusan Muktamar ke-34 NU di Lampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







