Akurat
Pemprov Sumsel

Kemenkes Salurkan Bantuan Ambulans dan Alkes dari Swasta untuk Sumatera

Ayu Rachmaningtyas | 13 Maret 2026, 08:02 WIB
Kemenkes Salurkan Bantuan Ambulans dan Alkes dari Swasta untuk Sumatera
Kemenkes salurkan bantuan ambulans dan alat kesehatan untuk puskesmas dan RSUD di wilayah terdampak bencana Sumatera.

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan (Kemenkes) salurkan bantuan 31 unit ambulans dan alat kesehatan dari perusahaan swasta ke Puskesmas dan RSUD yang terdampak bencana Sumatera, untuk mendukung pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bencana tersebut sempat menyebabkan puluhan rumah sakit dan ratusan puskesmas berhenti beroperasi. Namun, melalui gerak cepat pemerintah, layanan kesehatan dapat segera dipulihkan.

"Dalam waktu dua minggu, sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir seluruhnya berfungsi kembali dalam waktu empat minggu. Jadi, dalam waktu sekitar satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal," kata Budi, dikutip Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: UMKM Terdampak Bencana Dapat Bunga KUR 0 Persen di 2026

Menurutnya, dukungan sektor swasta sangat krusial dalam mempercepat pemulihan di lapangan. Sebab meski pemerintah memiliki anggaran, namun prosesnya terkadang tidak secepat swasta.

"Padahal, layanan kesehatan tidak bisa ditunda. Itulah sebabnya saya mengajak rekan-rekan swasta agar realisasi di lapangan bisa lebih cepat," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang juga memimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera, memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan pemulihan di sektor kesehatan.

"Saya melihat fasilitas kesehatan, khususnya RSUD, semuanya berjalan paling cepat dibandingkan sektor yang lain. Pak Menkes turun langsung ke lapangan, mengirim banyak relawan bahkan sampai ke daerah pegunungan," kata Tito.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, melaporkan rincian donasi ambulans yang berasal dari PT Astra International Tbk (20 unit), PT Indomobil (10 unit), dan Yayasan Melco Bhakti Nusa (1 unit).

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kemitraan antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga filantropi dalam memperkuat penanggulangan krisis kesehatan secara cepat dan efektif," kata Kunta.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Relaksasi KUR untuk 193 Ribu UMKM Terdampak Bencana

Selain ambulans, PT Astra International Tbk juga memberikan bantuan alat kesehatan berupa untuk tujuh rumah sakit di Aceh dan Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Medan.

Selain donasi swasta, Kemenkes juga telah mendapatkan persetujuan tambahan anggaran sebesar Rp529 miliar. Dana tersebut akan disalurkan ke tiga provinsi terdampak untuk melengkapi kebutuhan yang belum tercakup oleh bantuan donatur.

Sebanyak 31 unit ambulans tersebut akan didistribusikan ke 31 fasilitas pelayanan kesehatan di 11 kabupaten/kota, meliputi: Kabupaten Aceh Tamiang (7 unit), Aceh Utara (6 unit), Aceh Tengah (5 unit), Bener Meriah (3 unit), Bireuen (3 unit), Gayo Lues (2 unit), Aceh Timur (1 unit), Pidie Jaya (1 unit), Kota Medan (1 unit), Kabupaten Tapanuli Tengah (1 unit), dan Kota Pariaman (1 unit).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.