Akurat
Pemprov Sumsel

Menko Polkam: Pengamanan Mudik Tanggung Jawab Bersama

Ayu Rachmaningtyas | 14 Maret 2026, 00:00 WIB
Menko Polkam: Pengamanan Mudik Tanggung Jawab Bersama
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.

Menurutnya, pengamanan dan kelancaran arus mudik bukan hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, melainkan kerja bersama berbagai instansi.

“Hari ini kita dapat melihat bahwa pasukan yang akan terlibat langsung dalam pengamanan arus mudik telah melalui proses pemeriksaan kesiapan. Kekuatan yang ditampilkan saat ini adalah pasukan yang terlibat langsung di lapangan, sementara kekuatan pendukung jumlahnya bahkan lebih besar,” ujar Djamari saat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, TNI dan Polri bekerja sama dengan berbagai lembaga lain, seperti Basarnas, BNPB, BMKG, serta unsur masyarakat untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik.

Menurut Djamari, kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, baik menuju kampung halaman maupun kembali ke tempat tugas.

“Ini menunjukkan betapa besar komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, termasuk mereka yang kembali ke Jakarta,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kelancaran arus mudik juga sangat bergantung pada kedisiplinan para pengguna jalan dan fasilitas transportasi.

Ia mencontohkan pentingnya mematuhi aturan penggunaan rest area serta tidak berhenti di bahu jalan tol karena dapat menghambat arus lalu lintas.

“Persiapan pengamanan ini sudah kami lakukan sejak awal Ramadan. Walaupun kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, kami terus melakukan evaluasi dari pengalaman sebelumnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan,” katanya.

Baca Juga: Wagub Cik Ujang Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Lekipaliges

Djamari juga berharap insan pers turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat agar kesadaran kolektif dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan semakin meningkat.

“Kelancaran dan keamanan perjalanan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kedisiplinan seluruh pengguna sarana transportasi, baik darat, laut, maupun udara,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan sekitar 661.243 personel gabungan untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian Dalam Negeri, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait lainnya. Operasi pengamanan akan berlangsung selama 13 hari.

Kapolri juga menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan mudik tahun ini, salah satunya potensi hujan di sejumlah wilayah berdasarkan prakiraan BMKG.

Karena itu, pemerintah menyiapkan berbagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun kondisi darurat lainnya.

“Pemerintah juga menyiapkan berbagai alternatif rute perjalanan untuk memastikan arus mudik dan arus balik tetap berjalan lancar. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga dilakukan untuk mempersiapkan lokasi evakuasi, tempat pengungsian, serta penanganan pada tahap pra-bencana, saat bencana, hingga pascabencana,” kata Kapolri.

Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman selama periode mudik, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

Di tengah dinamika global yang memengaruhi harga energi, pemerintah juga terus memberikan perhatian melalui berbagai subsidi dan stimulus, serta menyediakan beragam pilihan moda transportasi bagi masyarakat, mulai dari kereta api, bus, pesawat, hingga kendaraan pribadi.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan, berhati-hati di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman,” ujar Listyo Sigit.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.