Akurat
Pemprov Sumsel

Dipantau Langsung Presiden, Satgas Pangan Jaga Harga Sembako Tetap Stabil saat Lebaran

Moehamad Dheny Permana | 18 Maret 2026, 20:59 WIB
Dipantau Langsung Presiden, Satgas Pangan Jaga Harga Sembako Tetap Stabil saat Lebaran
Pemerintah menugaskan Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang hari raya Nyepi dan Idulfitri 2026.

AKURAT.CO Pemerintah menugaskan Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang hari raya Nyepi dan Idulfitri 2026.

Satgas ini melibatkan unsur lintas lembaga, mulai dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Badan Pangan Nasional, hingga Bareskrim Polri, guna mengawasi pergerakan harga pangan di lapangan.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan, pengawasan dilakukan untuk mencegah praktik spekulasi harga oleh oknum yang memanfaatkan momentum hari besar.

“Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat saat Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pada komoditas daging. Satgas Pangan akan memantau rantai distribusi dari hulu ke hilir, mulai dari peternakan, rumah potong hewan (RPH), hingga pedagang.

Dengan sistem pelacakan tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi pihak yang menaikkan harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi).

Baca Juga: YLBHI: Pelaku dan Dalang Kasus Andrie Yunus Harus Diadili di Peradilan Umum

“Kalau ada harga yang melampaui ketentuan, kita bisa telusuri siapa yang bermain,” kata Sudaryono.

Langkah serupa juga diterapkan pada komoditas lain seperti telur dan daging ayam, untuk memastikan tidak ada praktik mark up yang merugikan masyarakat.

Pemerintah menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar, mulai dari sanksi administratif hingga pidana jika ditemukan unsur kecurangan.

“Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Siapa pun yang melanggar akan ditindak,” tegasnya.

Menurut Sudaryono, stabilitas harga pangan juga menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto yang terus memantau kondisi di lapangan secara intens.

Pemerintah turut mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan harga yang tidak sesuai ketentuan, baik melalui saluran resmi maupun media sosial.

Meski demikian, ia mengingatkan publik agar tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh harga pangan mengalami kenaikan hanya dari beberapa kasus di lapangan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menyelesaikan masalah dan menjaga stabilitas bersama,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.