Menag Nasaruddin Umar: Lebaran di Indonesia Aman, Istiqlal Dipadati hingga 500 Ribu Jemaah Tanpa Insiden

AKURAT.CO Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengajak masyarakat untuk bersyukur atas kondisi Indonesia yang dinilai aman dan stabil saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Hal itu tercermin dari pelaksanaan ibadah di Masjid Istiqlal yang berlangsung lancar dan tanpa insiden.
Ia mengatakan, kondisi Indonesia berbeda dibanding sejumlah negara lain. Ia menilai stabilitas nasional menjadi faktor penting yang membuat masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
“Jadi saya ingin mengajak masyarakat kita bersyukur ya, kenapa? Karena Indonesia ini kalau kita lihat dari skala global Indonesia ini tidak seperti apa yang terjadi di negara-negara lain, misalnya di Bangladesh, Pakistan, Filipina, bahkan Thailand,” ujarnya di temui usai menghadiri Shalat Ied di Masjid Istiqal, Sabtu (21/3/2026).
Baca Juga: Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026 Lengkap dengan Link Twibbon Gratis
Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan Indonesia sedang dalam kondisi yang kuat. Ia juga mengungkapkan peningkatan jumlah jemaah di Masjid Istiqlal selama Ramadan hingga Idulfitri tahun ini.
Bahkan, jumlah jemaah saat puncak salat Id diperkirakan menembus setengah juta orang
"Istiqlal ini adalah dua kali lipat lebih ramai daripada tahun sebelumnya. Kalau penuh begitu ya di atas saja itu 250 ribu, nah tadi itu sampai di bawah juga. Kita mungkin di atas 500 ribu,” jelasnya.
Selain jemaah lokal, Istiqlal juga menarik perhatian warga mancanegara. Ia menyebut ratusan pengunjung dari luar negeri turut merasakan suasana Lebaran di Indonesia.
"Jadi orang-orang luar negeri itu paling nikmati itu melakukan lebaran di Indonesia, karena nggak ada ancaman macam-macam,” ujarnya.
Nasaruddin juga menyoroti pengelolaan masjid yang dinilai efektif, termasuk dalam hal kebersihan dan keamanan. Ia menyebut Istiqlal mendapat pengakuan internasional sebagai masjid yang bersih dan efisien. Dari sisi keamanan, ia memastikan tidak ada kejadian kriminal selama rangkaian kegiatan Ramadan hingga Idul Fitri.
"Dan zero accident ini juga perlu saya sebutkan. Nggak ada kecelakaan, nggak ada pencurian, nggak ada pencopetan,” ungkapnya.
Selain itu, pengamanan dilakukan dengan dukungan ratusan kamera pengawas serta kerja sama lintas pihak. Karenanya, Istiqal telah dipasang sekitar 360 CCTV yang tercanggih.
Baca Juga: Ketua DPD RI Dukung Rencana Presiden Prabowo Pangkas Belanja dan Gaji Pejabat
Tak hanya itu, siaran kegiatan Istiqlal juga terhubung dengan perwakilan Indonesia di berbagai negara melalui platform digital.
“Seluruh KBRI dan KJRI seluruh dunia itu connect dengan Istiqlal melalui TV Youtube-nya Istiqlal,” ucapnya.
Ia pun mengapresiasi peran media dalam menyebarkan syiar keagamaan.
“Mungkin berkah karena media yang sangat toleran dan kuat partisipasinya dengan Istiqlal maka syiarnya semakin ramai,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










