Akurat
Pemprov Sumsel

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur, Idulfitri di Indonesia Berlangsung Aman dan Kondusif

Ayu Rachmaningtyas | 21 Maret 2026, 16:28 WIB
Menag Ajak Masyarakat Bersyukur, Idulfitri di Indonesia Berlangsung Aman dan Kondusif
Menag Nasaruddin Umar.

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengajak masyarakat untuk bersyukur atas kondisi Indonesia yang dinilai aman dan stabil selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut, menurutnya, tercermin dari pelaksanaan ibadah di Masjid Istiqlal yang berlangsung lancar tanpa insiden.

“Indonesia ini, kalau dilihat dari skala global, tidak seperti yang terjadi di sejumlah negara lain. Karena itu, kita patut bersyukur bisa beribadah dengan aman dan tenang,” ujar Nasaruddin usai melaksanakan Salat Id, Sabtu (21/3/2026).

Ia menilai, stabilitas nasional menjadi faktor utama yang memungkinkan masyarakat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Selain itu, terjadi peningkatan signifikan jumlah jemaah di Masjid Istiqlal selama Ramadan hingga puncak Idulfitri tahun ini.

Menurutnya, jumlah jemaah saat Salat Id diperkirakan mencapai lebih dari 500 ribu orang, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya.

“Istiqlal tahun ini dua kali lebih ramai. Biasanya di area atas sekitar 250 ribu, sekarang hingga ke bawah, totalnya bisa lebih dari 500 ribu jemaah,” jelasnya.

Baca Juga: Tanggalkan Identitas Panggung, Lucinta Luna Salat Id di Barisan Pria: Izinkan Aku Beribadah dengan Wujud Asli

Tak hanya jemaah domestik, Masjid Istiqlal juga menarik perhatian warga mancanegara. Nasaruddin menyebut ratusan pengunjung dari luar negeri turut merasakan suasana Lebaran di Indonesia.

“Banyak warga asing yang menikmati Lebaran di Indonesia karena suasananya aman dan nyaman,” katanya.

Dari sisi pengelolaan, ia menilai sistem di Masjid Istiqlal berjalan efektif, terutama dalam hal kebersihan dan keamanan.

Bahkan, selama rangkaian Ramadan hingga Idulfitri, tidak tercatat adanya kejadian kriminal.

“Zero accident. Tidak ada kecelakaan, pencurian, maupun pencopetan,” ungkapnya.

Pengamanan didukung oleh ratusan kamera pengawas (CCTV) serta kerja sama lintas pihak, sehingga aktivitas ibadah dapat berlangsung tertib.

Selain itu, kegiatan di Masjid Istiqlal juga disiarkan secara global melalui platform digital, terhubung dengan perwakilan Indonesia di berbagai negara.

“Seluruh KBRI dan KJRI di dunia terhubung dengan Istiqlal melalui siaran digital,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Nasaruddin turut mengapresiasi peran media dalam memperluas syiar keagamaan kepada masyarakat.

“Peran media sangat penting. Partisipasinya membuat syiar Islam semakin luas dan terasa manfaatnya,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.