Akurat
Pemprov Sumsel

Konflik Israel-Hizbullah Kian Memanas, Penempatan TNI di Lebanon Harus Segera Dievaluasi

Putri Dinda Permata Sari | 31 Maret 2026, 13:59 WIB
Konflik Israel-Hizbullah Kian Memanas, Penempatan TNI di Lebanon Harus Segera Dievaluasi
Lebanon

AKURAT.CO Komisi I DPR mengutuk keras serangan yang menewaskan prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, saat menjalankan misi perdamaian dunia bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

"Saya mengutuk keras serangan Israel yang telah menewaskan prajurit TNI. Ini adalah tragedi kemanusiaan dan pelanggaran terhadap semangat perdamaian dunia," kata Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh, melalui keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).

Dia menegaskan, pengabdian dalam misi perdamaian merupakan tugas mulia yang harus dihormati semua pihak. Meski demikian, pemerintah Indonesia perlu untuk mengevaluasi menyeluruh terhadap penempatan pasukan TNI di Lebanon, mengingat situasi keamanan yang semakin memburuk.

Baca Juga: Indonesia Desak PBB Gelar Rapat Dewan Keamanan Darurat, Imbas Gugurnya Tiga Personel TNI di Lebanon

"Dengan kondisi yang semakin memanas akibat konflik antara Israel dan Hizbullah, prajurit TNI berpotensi menjadi target serangan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah," tegasnya.

Menurutnya, eskalasi konflik yang terjadi saat ini harus menjadi bahan pertimbangan strategis agar tidak menimbulkan korban jiwa lebih lanjut dari pihak Indonesia.

Oleh karena itu, dia mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan langkah konkret, termasuk opsi penarikan sementara pasukan dari wilayah konflik hingga situasi dinilai lebih aman.

"Keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama. Evaluasi penugasan hingga opsi penarikan sementara pasukan dalam misi UNIFIL perlu segera dipertimbangkan," pungkasnya.

Diketahui, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu prajurit yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.

Insiden tersebut terjadi di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akibat meningkatnya eskalasi keamanan di Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga: Prajurit TNI Kembali Gugur Akibat Serangan Israel ke Lebanon, Kemhan: Keselamatan Pasukan Perdamaian Harus Jadi Prioritas Utama

"Berdasarkan laporan dari lapangan, insiden menimpa prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangan persnya, Senin (30/3/2026).

Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur. Sementara itu, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta dua prajurit lainnya, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan.

Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis. Dua prajurit dengan luka ringan dirawat di fasilitas medis Level I UNIFIL.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.