Menlu: Intensitas Diplomasi Indonesia Meningkat di Pemerintahan Prabowo

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengakui bahwa ada peningkatan intensitas dari Indonesia dalam berinteraksi dengan dunia internasional atau berdiplomasi dalam satu setengah tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kira dalam satu setengah tahun, pemerintahan yang dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, ada intensitas yang tinggi dari Indonesia, dalam berinteraksi dengan lingkungan global," ujar Sugiono, dalam konferensi pers Penguatan Posisi Indonesia di Dunia Internasional yang digelar di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Dia mengatakan, aktifnya Indonesia di berbagai panggung internasional untuk memastikan bahwa kepentingan nasional bisa terus terjaga dan terfasilitasi tanpa mengorbankan hubungan bertetangga dengan negara lain.
Baca Juga: Diplomasi Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia
Intensitas yang tinggi tersebut juga sebagai wujud proaktif Indonesia, untuk turut serta dalam upaya menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat dalam undang-undang.
"Kekuatan posisi kita di dalam panggung global, merupakan upaya, kekuatan dan memajukan kepentingan nasional, serta menjaga tatanan dunia, untuk tetap stabil, untuk tetap tertib, karena ini merupakan amanat konstitusi kita," ujarnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Menjalankan Diplomasi Strategis di Eropa
Kaitannya dengan hal tersebut, Sugiono memastikan bahwa Indonesia selalu mengambil langkah-langkah yang konkret, terukur, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip politik bebas aktif.
Menurutnya, penguatan posisi Indonesia dalam pergaulan dunia internasional sangat diperlukan di tengah tingginya ketegangan dan ketidakpastian dinamika global yang kerap mengganggu stabilitas ekonomi.
"Bapak Presiden sering menyebut bahwa seribu kawan terlalu sedikit, dan satu lawan terlalu banyak, yang kita arahkan untuk menjaga dan memperjuangkan kepentingan-kepentingan nasional," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







