Akurat Logo

Prajurit TNI Kembali Gugur di UNIFIL, PBB Harus Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian

Ayu Rachmaningtyas | 25 April 2026, 19:26 WIB
Prajurit TNI Kembali Gugur di UNIFIL, PBB Harus Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian
UNIFIL.

AKURAT.CO Indonesia kembali kehilangan prajurit TNI, Kopda Rico Pramudia, yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dalam misi perdamaian PBB.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengatakan insiden ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, terlebih karena markas UNIFIL dijadikan sebagai titik serangan pihak berkonflik.

"Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Serangan yang terjadi di wilayah operasi UNIFIL menunjukkan bahwa situasi di lapangan telah mengalami eskalasi signifikan, sehingga menempatkan pasukan penjaga perdamaian dalam risiko yang semakin tinggi," kata Sukamta dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga: Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Panglima TNI Ucapkan Belasungkawa

Dia mengatakan, perlindungan terhadap personel yang menjalankan misi perdamaian PBB tidak boleh diabaikan, termasuk oleh pihak berkonflik. 

Dia pun mendorong PBB agar melaksanakan evaluasi menyeluruh. Khususnya evaluasi mengenai mekanisme perlindungan pasukan perdamaian UNIFIL, agar sesuai realitas ancaman di lapangan.

"Kami mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat dan mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL, agar sesuai dengan realitas ancaman yang berkembang di lapangan," tuturnya.

"Selain itu, diperlukan langkah investigasi yang transparan dan akuntabel atas insiden ini, guna memastikan adanya kejelasan dan pertanggungjawaban," tambahnya.

Baca Juga: Menhan Kumpulkan 23 Purnawirawan TNI, Bahas Arah Pertahanan dan Pertemuan dengan Menteri Perang AS

Menurutnya, Pemerintah Indonesia perlu melakukan peninjauan komprehensif terhadap aspek keamanan, kesiapan, dan pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian, tanpa mengurangi komitmen Indonesia sebagai kontributor aktif dalam menjaga stabilitas global.

Dia mengingatkan, perdamaian dunia tidak boleh dibayar dengan pengorbanan yang sia-sia, termasuk dari prajurit yang bertugas. Dia juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka Rico Pramudia, seorang prajurit terbaik TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

"Setiap prajurit yang gugur harus menjadi pengingat bahwa upaya menjaga perdamaian memerlukan sistem yang kuat, perlindungan yang memadai, dan komitmen bersama dari seluruh komunitas internasional. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.