Akurat Logo

Jumlah Mobil Listrik Meroket, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik

Okto Rizki Alpino | 27 April 2026, 20:33 WIB
Jumlah Mobil Listrik Meroket, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin. (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Jumlah kendaraan listrik di Jakarta meningkat hingga sembilan kali lipat. Untuk itu, PT PLN (Persero) terus memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik seiring lonjakan pengguna yang signifikan.

"Terkait peningkatan jumlah kendaraan listrik, khususnya di Jakarta yang meningkat hingga sembilan kali lipat, PLN terus melakukan berbagai persiapan," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, di Gedung PKK Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Sejalan dengan tren positif itu, PLN mendorong pengisian daya di rumah (home charging) sebagai pilihan utama masyarakat. Penggunaan home charging mengalami lonjakan tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: PLN UID Jakarta Raya Beri Edukasi Ibu PKK Soal Pemanfaatan Listrik Bijak dan Efisien

"Penggunaan home charging meningkat hingga 21 kali lipat sejak 2021, dengan jumlah pengguna mencapai sekitar 830 ribu," katanya.

Untuk menarik minat pengguna, PLN memberikan sejumlah insentif, antara lain diskon tarif pengisian daya di atas pukul 22.00 serta potongan biaya pemasangan baru home charging.

Selain itu, PLN juga mengembangkan fitur Trip Planner dalam aplikasi PLN Mobile guna mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik. Melalui fitur ini, pengguna dapat dengan mudah menemukan lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), termasuk informasi ketersediaan dan antrean.

Jumlah SPKLU pun terus ditambah, khususnya di lokasi dengan tingkat antrean tinggi. Pengembangan ini turut melibatkan mitra investasi karena bisnis SPKLU dinilai memiliki prospek yang menjanjikan.

"Jumlah SPKLU terus kami tambah, terutama di lokasi dengan tingkat antrean tinggi. Pengembangan ini juga melibatkan mitra investasi karena bisnis SPKLU sangat menjanjikan," ucapnya.

Saat ini, salah satu SPKLU terbesar berada di Rest Area 10.6 dengan delapan mesin, dan akan ditambah lima unit baru yang dilengkapi teknologi fast charging dan ultra fast charging.

Baca Juga: AEML Apresiasi SE Mendagri Soal Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Dorong Investasi dan Percepat Elektrifikasi

Di Jakarta, PLN juga telah menghadirkan empat SPKLU Center, yakni di PLN Menteng (Gambir), PLN Bulungan, Rest Area 10.6, dan Sakura Garden Jakarta Timur.

Ke depan, PLN menargetkan setiap unit memiliki SPKLU Center yang dilengkapi fasilitas pendukung agar pengguna kendaraan listrik tidak mengalami kesulitan saat mengisi daya.

"Kami menargetkan setiap unit memiliki SPKLU Center yang lengkap dengan fasilitas pendukung, sehingga masyarakat pengguna kendaraan listrik tidak mengalami kesulitan dalam melakukan pengisian daya," tuturnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.