Akurat Logo

Harlah ke-92, GP Ansor Napak Tilas Berdirinya NU dengan Bersepeda 123 Km dari Bangkalan ke Jombang

Putri Dinda Permata Sari | 28 April 2026, 23:53 WIB
Harlah ke-92, GP Ansor Napak Tilas Berdirinya NU dengan Bersepeda 123 Km dari Bangkalan ke Jombang
Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin (tengah), memimpin kegiatan napak tilas berdirinya Nahdlatul Ulama lewat bersepeda 123 Km dari Bangkalan ke Jombang, Jawa Timur dalam rangka Harlah ke-92 GP Ansor. (Dok. GP Ansor)

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati hari lahirnya yang ke-92, Gerakan Pemuda Ansor mengadakan acara bersepeda sejauh 123 Km dari Bangkalan ke Jombang, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).

Ratusan peserta yang terdiri dari unsur kader dan komunitas sepeda turut serta dalam gowes massal bertajuk Ziarah Akbar.

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menjelaskan bahwa aksi bersepeda melintasi 6 kabupaten/kota ini merupakan napak tilas menyusuri jejak restu pendirian Nahdlatul Ulama (NU), dari Syaikhona Kholil (Bangkalan, Madura) hingga KH Hasyim Asy'ari (Tebuireng, Jombang).

“Kita ingin mengenang perjalanan yang tidak mudah, penuh tawadu seperti yang dilakukan oleh Kiai As’ad, yang membawa isyarah pendirian NU dari Mbah Kholil Bangkalan kepada Mbah Hasyim Asyari,” kata Addin dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Angkat Tema Ekonomi, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Peroleh Gelar Doktor dari Universitas Brawijaya

Dalam perjalanannya, peserta tak hanya beristirahat di posko-posko yang disediakan atau di masjid dan musala. Komunitas pemuda lintas iman pun ikut berpartisipasi menyediakan halaman gereja sebagai tempat istirahat para pesepeda.

Kegiatan ini juga menjadi ajang peningkatan ekonomi UMKM. Di setiap pos istirahat, lokasi dan hidangan tersaji untuk menunjang dan memperkenalkan potensi daerah.

“Ada di beberapa titik yang menyediakan makanan khas daerah, dengan lokasi yang di dalamnya banyak berjejer produk UMKM. Termasuk juga oleh teman-teman lintas iman, kita diperbolehkan istirahat di halaman gereja,” ungkap Addin.

Sampai di titik finish, peserta lalu berziarah ke makam pahlawan nasional KH. Abdul Wahab Hasbullah. Dalam kesempatan ini, Addin juga meminta kepada seluruh kader untuk menjaga keterhubungan para ulama.

“Mari berziarah serentak ke para penyebar Islam di daerah masing-masing, muassis NU setempat, makam kesultanan, dan silaturahmi dengan para kiai dan pimpinan pondok pesantren,” tutur Addin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.