Akurat Logo

Pantauan Timwas Haji, Pelayanan Jemaah Terus Mengalami Peningkatan

Putri Dinda Permata Sari | 19 Mei 2026, 09:19 WIB
Pantauan Timwas Haji, Pelayanan Jemaah Terus Mengalami Peningkatan
Timwas Haji DPR mulai melakukan pengawasan terhadap berbagai aspek layanan jemaah. Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Tim Pengawas Haji DPR menerima laporan sebanyak 40 jemaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci hingga Senin (18/5/2026).

Angka tersebut disebut lebih rendah dibanding periode yang sama pada musim Haji tahun lalu.

Anggota Timwas Haji DPR, Maman Imanulhaq, mengatakan, laporan tersebut diterimanya setelah tiba di Arab Saudi untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan ibadah Haji 2026.

“Sampai hari Senin (18/5/2026), yang meninggal dunia baru 40 orang, jauh lebih baik daripada di tahun yang lalu ada 105 orang di hari yang sama,” kata Maman di Arab Saudi, Selasa (19/5/2026).

Maman menjelaskan mayoritas jemaah Haji Indonesia kini telah bergerak dari Madinah menuju Makkah untuk mempersiapkan pelaksanaan puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca Juga: Keberadaan Kemenhaj Capaian Baru dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji di Era Prabowo

“Jemaah haji Indonesia dari Madinah sekarang sudah berada di Makkah Al-Mukarramah. Kecuali ada beberapa jemaah yang masih dirawat di rumah sakit di Madinah,” ujarnya.

Timwas Haji DPR, lanjut Maman, mulai melakukan pengawasan terhadap berbagai aspek layanan jemaah, termasuk akomodasi hotel di Makkah yang dilaporkan mengalami kendala.

Salah satu lokasi yang akan dicek yakni Hotel Al-Hidayah di kawasan Aziziyah setelah adanya laporan ketidaknyamanan layanan bagi jemaah.

“Pertama, di Hotel Al-Hidayah di kawasan Aziziyah di mana ada beberapa pelaporan tentang ketidaknyamanan jemaah haji untuk layanan akomodasinya,” katanya.

“Mungkin karena jaraknya agak jauh, dan tidak tersedia layanan bus secara kontinu. Kami banyak mendapat masukan terkait hal ini,” sambung Maman.

Baca Juga: Penerbangan Jemaah hingga Bus Selawat Jelang Puncak Haji Jadi Pengawasan Ketat DPR

Meski demikian, ia menilai pelayanan jemaah di Madinah mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, terutama dari sisi kualitas hotel dan akomodasi.

“Pelayanan di Madinah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, di mana Kementerian Haji dan Umrah mampu untuk menyediakan layanan, akomodasi hotel yang lebih baik,” katanya.

“Bahkan ada beberapa hotel bintang empat dan lima di sini bisa dipergunakan oleh jemaah Haji reguler. Ini sebuah prestasi,” lanjutnya.

Maman juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi kesehatan mengingat suhu di Arab Saudi mencapai 47 derajat Celsius.

“Jemaah diimbau untuk mengatur strategi agar puncak hajinya betul-betul dalam kondisi baik. Tidak memforsir ibadah di sebelum puncak tanggal 9 Zulhijah,” tuturnya.

Baca Juga: Waspada Hantavirus, Timwas DPR Minta Jemaah Haji Jaga Imunitas Tubuh

Menurut dia, petugas Haji juga telah memberikan edukasi kepada jemaah untuk mengantisipasi cuaca panas ekstrem.

“Jemaah diedukasi untuk menjaga diri dari panas. Termasuk juga untuk mempersiapkan obat-obatan, seperti spray atau obat semprot yang biasa dipakai jemaah dengan diisi dengan air zam-zam yang bisa juga menjaga kulit,” ujar Maman.

Ia memastikan Timwas Haji DPR akan terus melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Haji 2026 dan melaporkan hasil evaluasi kepada masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.