Peserta SPPI Meninggal Bertambah Jadi Empat Orang, Kemhan Lakukan Evaluasi Menyeluruh

AKURAT.CO Kementerian Pertahanan duka cita yang mendalam atas wafatnya Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, salah satu peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang sedang mengikuti pendidikan di Satdik Yon Parako 465.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan atas kejadian ini, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional (panselnas) dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program SPPI.
"Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan untuk mendukung pembangunan nasional melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh peserta mengikuti program ini secara sukarela melalui mekanisme seleksi yang telah ditetapkan," kata Rico dikutip Sabtu (27/6/2026).
Baca Juga: Latsarmil SPPI Masih Lanjut, Pemerintah Masih Tunggu Hasil Evaluasi
Langkah-langkah yang dilakukan meliputi penguatan proses seleksi kesehatan, deteksi dini kondisi medis peserta, peningkatan pengawasan oleh tenaga kesehatan selama pendidikan, penelusuran (tracing) terhadap peserta yang memiliki keluhan serupa, serta penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan.
Dia menjelaskan, pada 25 Juni 2026 Muhammad Rifki Renaldi mengalami keluhan kesehatan berupa sesak napas dan segera mendapatkan penanganan awal dari tim kesehatan satuan. Setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik, yang bersangkutan sempat kembali mengikuti aktivitas.
Namun pada sore hari kondisi kesehatannya kembali menurun, sehingga segera dirujuk ke RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk memperoleh penanganan medis lanjutan.
Setelah dirujuk ke rumah sakit, almarhum segera mendapatkan penanganan medis secara intensif oleh tim dokter, termasuk perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Meskipun berbagai upaya medis telah dilakukan secara optimal. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada 26 Juni 2026 pukul 00.28 WIB.
"Sebelum mengikuti program, almarhum Muhammad Rifki Renaldi Gunawan telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan," ujarnya.
Baca Juga: Tiga Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemerintah Akan Tinjau Ulang Tahapan Pelatihan
Kemhan bersama penyelenggara pendidikan telah memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum, termasuk pengantaran jenazah ke daerah asal serta membantu pemenuhan hak-hak peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, kegiatan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) SPPI juga telah menelan 3 korban. Pertama Anisa Muyassaroh, tengah mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan.
Kedua, Yonanda Muhammad Taufiq yang mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Ketiga, Novia Rahmadhani Sihotang, peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Satdik Pusbahasa Kodiklatau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







