Akurat Logo

PWI Pusat Gandeng AFPI, Bahas Pindar hingga Perlindungan Publik Lewat Workshop Jurnalistik

Saeful Anwar | 4 Agustus 2026, 20:58 WIB
PWI Pusat Gandeng AFPI, Bahas Pindar hingga Perlindungan Publik Lewat Workshop Jurnalistik
Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto (kanan).

AKURAT.CO Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk "Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik".

Workshop akan berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 08.00–15.00 WIB di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi insan pers untuk memperdalam pemahaman mengenai industri pendanaan digital (Pindar), perannya dalam mendorong inklusi keuangan nasional, sekaligus memperkuat kapasitas jurnalis dalam menyajikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, mengatakan perkembangan industri keuangan digital menuntut wartawan terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman agar mampu menghasilkan pemberitaan yang benar, berimbang, dan mudah dipahami publik.

"Melalui workshop ini kami berharap wartawan dapat memahami literasi dan inklusi keuangan secara lebih mendalam. Dengan begitu, pemberitaan yang dihasilkan dapat memberikan edukasi sekaligus perlindungan kepada masyarakat di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital," ujar Marthen.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan digital.

Baca Juga: PWI Tetapkan PWI Fest sebagai Agenda Tahunan, Perkuat Ekosistem Pers di Era Digital

Karena itu, peningkatan kompetensi jurnalis dalam memahami isu-isu keuangan menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru sekaligus meningkatkan literasi masyarakat.

Kolaborasi PWI Pusat dan AFPI diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia pers dan industri pendanaan digital dalam mewujudkan ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Melalui jurnalisme yang berkualitas, media diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, membangun kepercayaan publik, serta melindungi masyarakat dari informasi yang menyesatkan terkait literasi dan layanan keuangan digital.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.