Survei LSN: 76,5 Persen Responden Anggap Jokowi Restui Gibran Maju Pilpres Bukan Politik Dinasti

AKURAT.CO - Hasil survei Lembaga Survei Nasional atau LSN secara mengejutkan menemukan fenomena bahwa mayoritas masyarakat di Tanah Air menganggap sikap Presiden Jokowi merestui putranya Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres bukan merupakan manifestasi dari politik dinasti.
Sebanyak 76,5 persen responden menyatakan hal tersebut, sedangkan responden yang menganggap sebaliknya hanya 20,2 persen. Sementara sisanya yakni 3,3% responden menjawab tidak tahu.
"Mayoritas publik berpendapat bahwa pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo Subianto merupakan hak warga negara yang telah memenuhi syarat perundang-undangan," kata Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry dalam keterangannya, Sabtu (25/11/2023).
Baca Juga: Survei LSN: Elektabilitas Prabowo-Gibran 42,1 Persen
Survei tersebut dilakukan dari 5 hingga 12 November 2023 melibatkan 1.420 responden di 38 provinsi di Indonesia. Survei menggunakan teknik multistage random sampling dengan margin of error plus minus 2,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei dilakukan setelah Prabowo Subianto dan Gibran mendaftar sebagai pasangan capres-cawapres ke KPU, Rabu (25/10/2023). Gibran bisa maju sebagai cawapres usai Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi tentang syarat capres-cawapres di Undang Undang Pemilu meskipun belum berusia 40 tahun.
Hasil survei juga menunjukkan 67,8 persen responden berpendapat bahwa isu politik dinasti bukan masalah serius yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu 2024.
Mereka menganggap politik dinasti merupakan isu biasa yang sering muncul dan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berakhirnya pemilu dan pilkada.
Baca Juga: Sering Kalah Survei, Ganjar Tepis Elaktabilitasnya Turun
Sedangkan responden yang menganggap isu politik dinasti sebagai masalah serius yang dapat menggangu pemilu 2024 sebanyak 21,1 persen sementara 11,1 persen responden tidak menjawab alias tidak tahu.
"Dengan demikian isu politik dinasti ternyata baru menjadi isu elit dan belum menjadi keprihatinan masyarakat luas," demikian kata Gema Nusantara Bakry.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








