AKURAT.CO Knalpot merupakan salah satu komponen yang berhubungan langsung dengan ruang pembakaran mesin sebagai saluran pembuangan.
Oleh karena itu jika air dapat masuk ke ruang pembakaran mesin melalui knalpot maka mesin akan sepenuhnya mati.
Masuknya air ke dalam knalpot sebenarnya sudah sangat awam terjadi di tengah masyarakat, khususnya ketika musim hujan. Knalpot yang terletak di bagian bawah motor, membuatnya rentan kemasukan air ketika musim hujan.
Tapi jangan khawatir, knalpot yang kemasukan air pada dasarnya dapat diatasi dengan tepat untuk mengurangi risiko kerusakan mesin.
Berikut cara mengatasi knalpot kendaraan yang kemasukan air.
Baca Juga: Catat! Inilah 5 Cara Mencegah Knalpot Motor Berasap
1. Ganti oli
Mengganti oli ketika knalpot kemasukan air merupakan salah satu langkah yang tepat untuk menghindari kerusakan pada mesin.
Oli pada dasarnya bertugas sebagai pelumas pada mesin motor. Namun ketika oli tergabung degan air kemungkinan besar mesin akan mengalami karat. Selain itu, ganti oli juga harus dilakukan setelah knalpot kemasukan air untuk memastika oli tidak terkontaminasi air yang dapat merusak piston.
2. Membersihkan karburator
Jika air masuk melalui knalpot, karburator merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko tinggi tergenang air. Pasalnya, karburator memiliki sebuah bagian yang berbentuk seperti wadah yang dapat digenangi air.
Karburator yang digenangi air akan mengganggu kesehatan mesin pada kendaraan.
Langkah yang tepat untuk mengatasinya adalah membersihkan bagian karburator dengan menggunakan kompresor udara bertekanan tinggi. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan melepaskan karburator dari box filter, kemudia menyemprotkan cairan pembersih melalui lubang hisap.
Baca Juga: Selain Mengganggu, 8 Dampak Buruk Menggunakan Knalpot Racing
3. Jangan paksa menyalakan mesin
Ketika air sudah memasuki ruang pembakaran melalui knalpot, biasanya motor akan sulit untuk menyala. Hal tersebut diakibatkan dengan ruang pembakaran mesin yang lebab, membuatnya sulit terbakar atau bahkan tidak dapat melakukan pembakaran. Selain itu, tidak memaksa mesin untuk menyala juga merupakan cara mengurangi risiko kerusakan pada komponen mesin lainnya.
Sebenarnya ketika knalpot kemasukan air, air tersebut akan mengalir keluar melalui bagian bawah pipa knalpot. Setelahnya air akan mengering dengan sendirinya.
4. Bawa ke bengkel
Jika tidak terlalu paham tentang otomotif dan takun mengambil Tindakan yang salah, maka akan lebih baik jika kendaraan lang dibawa ke bengkel terpercaya. (Sastra Yudha Muhidin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








