Penjualan Tesla Anjlok di Berbagai Negara Uni Eropa, Ini Sebabnya

AKURAT.CO Pabrikan otomotif Tesla mengalami penurunan laba kuartalan sebesar 71%, jauh di bawah perkiraan analis.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh melemahnya permintaan, yang dipengaruhi oleh "perubahan sentimen politik" terhadap Musk.
AFP mencatat bahwa keterlibatan Musk sebagai penasihat senior Trump dan perannya dalam Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) telah memicu reaksi negatif dari konsumen, terutama di pasar yang cenderung progresif seperti Eropa dan Norwegia.
Di Uni Eropa, penjualan Tesla anjlok 45% pada kuartal pertama 2025, dengan hanya 19.046 kendaraan terdaftar dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ini memperkecil pangsa pasar Tesla dari 18,4% pada 2024 menjadi 7,7% pada 2025, menurut data JATO Dynamics.
Di Prancis, penurunan penjualan mencapai 26% pada Februari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
AFP menyebutkan bahwa kombinasi protes anti-Musk, persaingan ketat dari merek Eropa dan Tiongkok, serta model produk yang mulai menua menjadi faktor utama di balik penurunan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








