Polytron Bagikan Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik Saat Mudik Lebaran

AKURAT.CO Menjelang musim mudik Lebaran, banyak masyarakat meninggalkan kendaraan mereka di rumah selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Bagi pengguna motor listrik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap aman sekaligus berada dalam kondisi optimal saat kembali digunakan setelah liburan.
Produsen elektronik Indonesia, Polytron, membagikan sejumlah tips praktis agar pengguna motor listrik tetap merasa tenang saat meninggalkan kendaraan selama perjalanan mudik.
Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah dibandingkan kendaraan konvensional.
Dengan melakukan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat menjaga kesehatan baterai sekaligus meningkatkan keamanan kendaraan selama ditinggalkan di rumah.
Selain itu, persiapan yang tepat juga memastikan motor tetap siap digunakan saat pemilik kembali dari perjalanan mudik.
“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” ujar Ilman Fachrian Fadly, Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron.
Tips Aman Motor Listrik Saat Ditinggal Mudik Lebaran
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah kondisi sistem kelistrikan motor. Pengguna tidak perlu mematikan MCB jika motor hanya ditinggalkan sekitar satu hingga dua minggu.
Baca Juga: Analisis Ekosistem Kendaraan Listrik : Sudah Siap atau Cuma Kejar Target Regulasi?
Dengan sistem tetap aktif, pemilik masih dapat memantau posisi terakhir kendaraan melalui sinyal GPS pada aplikasi yang terhubung dengan motor.
Selain itu, parkirkan kendaraan menggunakan standar tengah agar posisi motor lebih stabil selama tidak digunakan. Langkah sederhana ini membantu menjaga keseimbangan kendaraan sekaligus mengurangi risiko motor terjatuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









