Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Massal Mobil Sedan Listrik pada 2028

Moehamad Dheny Permana | 9 April 2026, 20:53 WIB
Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Massal Mobil Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo Subianto.

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ambisi besar Indonesia dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Prabowo menargetkan Indonesia sudah mampu memproduksi mobil sedan listrik secara massal pada 2028.

Ia optimistis target tersebut dapat tercapai, seiring kemampuan industri nasional yang kini telah memproduksi kendaraan komersial berbasis energi ramah lingkungan.

“Jadi hari ini, saya sangat gembira, saya sangat bangga, kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk listrik. Ini sangat-sangat penting,” ujar Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Prabowo menilai capaian tersebut menjadi fondasi penting menuju penguatan industri otomotif listrik nasional.

Baca Juga: MoU MBG di Bogor Resmi Diteken, Ribuan Siswa Siap Nikmati Makan Bergizi Gratis

“Dan memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028, kita akan produksi besar-besaran mobil sedan dari listrik,” lanjutnya.

Menurut Prabowo, perkembangan industri kendaraan listrik juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendukung swasembada energi.

Indonesia, kata dia, kini mulai bertransformasi dari sekadar pasar konsumsi menjadi negara produsen teknologi transportasi ramah lingkungan.

“Jadi sekarang sudah ada bus dari listrik, truk dari listrik, dan kemampuannya juga cukup besar. Membanggakan,” ungkap Prabowo.

Pengembangan kendaraan listrik dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendorong pertumbuhan industri hijau di dalam negeri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.