Positif, Angka Anak Muda yang Berani Berobat ke Psikiater Trennya Meningkat

AKURAT.CO Dalam temuan yang menunjukkan lebih banyak anak muda Amerika yang berjuang dengan masalah kesehatan mental mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, jajak pendapat baru menunjukkan bahwa hampir sepertiga remaja dan anak muda Amerika menerima semacam perawatan kesehatan mental pada tahun 2023.
Itu berarti lebih dari 8 juta anak muda berusia antara 12 dan 17 tahun mendapatkan konseling, pengobatan, atau perawatan lain, berdasarkan survei dari Badan Layanan Kesehatan Mental dan Penyalahgunaan Zat AS (SAMHSA).
"Kami senang melihat lebih banyak orang menerima perawatan kesehatan mental pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya," kata Administrator SAMHSA Miriam Delphin-Rittmon dalam rilis berita agensi yang mengumumkan survei tersebut.
Baca Juga: Minuman Energi dan Junk Food Ganggu Kesehatan Mental Remaja
Di antara remaja, peningkatan terbesar dari tahun 2022 adalah pada jumlah mereka yang mendapatkan pengobatan kesehatan mental. Hampir 14% dari mereka yang berusia 12 hingga 17 tahun menerima resep tersebut pada tahun 2023, naik dari 12,8% tahun sebelumnya.
Pejabat SAMHSA mengatakan mereka melihat peningkatan yang menunjukkan bahwa perawatan kesehatan mental akhirnya dihilangkan stigmanya.
Tingkat remaja yang mendapatkan perawatan kesehatan mental telah meningkat hampir setiap tahun sejak 2009, meskipun lembaga tersebut mencatat bahwa perubahan dalam cara survei dilakukan diperkenalkan pada tahun 2021.
Pada tahun 2022, survei tersebut memperkirakan bahwa 7,7 juta remaja berusia 12 hingga 17 tahun telah menerima perawatan kesehatan mental dalam bentuk apa pun. Peningkatan pada tahun 2023 berarti lebih dari 500.000 orang muda lagi yang mendapatkan perawatan, catat SAMHSA.
Sementara itu, tingkat remaja yang melaporkan episode depresi berat tetap datar sejak 2021, yaitu lebih dari 18% dari mereka yang berusia 12 hingga 17 tahun, menurut survei tersebut.
Psikiater mengklasifikasikan episode depresi berat sebagai periode perasaan tertekan selama setidaknya dua minggu.
"Laporan tersebut menunjukkan kepada kita bahwa kita harus tetap teguh dalam upaya kita untuk mengatasi krisis kesehatan mental dan penyalahgunaan zat," kata Delphin-Rittmon dalam jumpa pers pada hari Selasa, CBS News melaporkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







