Akurat
Pemprov Sumsel

Jokowi Mulai Gelisah, Prabowo-Ganjar Bakal Dikumpulkan

Abror | 24 Agustus 2023, 11:34 WIB
Jokowi Mulai Gelisah, Prabowo-Ganjar Bakal Dikumpulkan

AKURAT.CO Presiden Jokowi disebut mulai gelisah. Kepala Negara tak nyaman menyikapi kondisi menjelang Pilpres 2024, hingga berencana mengumpulkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, pada 29 Agustus mendatang.

Waketum Gerindra, Habiburokhman mengaku belum mengetahui adanya rencana tersebut. Namun dirinya menyambut baik apabila ketiga tokoh nantinya bertemu.

"Bagus dong, hal biasa itu kalau ketemu," kata Habiburokhman kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Berdasarkan informasi yang berkembang, Jokowi berencana bakal bertemu enam mata bersama Prabowo dan Ganjar, di Semarang. Selepas pertemuan tersebut, Kepala Negara mau memberi penegasan bahwa dirinya netral menyikapi Pemilu 2024.

Jokowi disebut tidak nyaman menyikapi situasi yang membuat dirinya ditarik-tarik oleh pendukung Prabowo maupun Ganjar. Sinyalemen ini sudah ditunjukkan eks Gubernur DKI dan Wali Kota Solo, melalui pidato kenegaraan di MPR, pekan lalu.

Ketika itu, Jokowi memulai pidatonya dengan menyinggung situasi menjelang pilpres. Dirinya mendengar diberi kode “Pak Lurah” oleh sebagian elite, dan mengeluhkan mulai maraknya baliho yang memajang fotonya oleh kandidat capres.

Bukan rahasia lagi bahwa pendukung Prabowo dan Ganjar saling berebut pengaruh Jokowi. Apalagi kedua pihak sama-sama mendukung keberlanjutan agenda pemerintahan Jokowi.

Habib mengaku tidak mengetahui pasti adanya rencana pertemuan, dan apa yang menjadi fokus utama untuk dibahas. Kalaupun terjadi, dirinya menganggap wajar, dan tidak mau spekulatif. “Saya enggak tahu ya, tapi kalau benar ya bagus," tutur Wakil Ketua Komisi III DPR.

“Apalagi kita kan sama-sama dalam frekuensi keberlanjutan," lanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Abror
E