Akurat
Pemprov Sumsel

Pilpres 2024, Peluang AHY Belum Kandas

Citra Puspitaningrum | 7 September 2023, 14:52 WIB
Pilpres 2024, Peluang AHY Belum Kandas

AKURAT.CO Peluang Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk berkompetisi langsung pada Pilpres 2024 belum kandas. Putra sulun Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masih memiliki kans menjadi cawapres.

Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago menyebutkan, Demokrat hanya memiliki opsi gabung ke barisan PDIP mendukung Ganjar Pranowo, atau merapat ke kubu Prabowo Subianto. Namun untuk memastikan AHY menjadi cawapres, perlu upaya ekstra.

"Tentu itu butuh perjuangan yang luar biasa. Peluang Demokrat berkoalisi dengan manapun peluangnya akan positif. Dengan PDIP dengan Gerindra. Tapi dengan AHY paketnya Demokrat ini ruang geraknya agak lebih susah, meskipun tidak menutup kemungkinan," kata Pangi, kepada Akurat.co, di Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Baca Juga: Kalau AHY Ngotot Mau Jadi Cawapres, Wajib Bikin Poros Baru

Menurutnya, AHY memiliki banyak pesaing untuk meramaikan Pilpres 2024. AHY harus bersaing dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandaiga Uno, bahkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sedangkan untuk kandidat capres, diyakini mentok pada tiga nama yakni Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Pangi meyakini, posisi Demokrat sekarang ini diuntungkan, sekalipun AHY kehilangan peluang menjadi cawapres untuk Anies, dan meninggalkan Koalisi Perubahan. Demokrat bisa memetik keuntungan elektoral dengan merapat pada barisan Ganjar atau Prabowo.

Baca Juga: Berkoalisi Dengan PDIP, Demokrat: Hasilnya Baik Untuk Bangsa

Dia mengingatkan agar Partai Demokrat mencermati situasi terakhir sebelum menentukan sikap politik. Jangan sampai memaksakan AHY sebagai Cawapres lalu tidak ada koalisi yang mau menerima.

"Problem itu harus dipilah, menentukan koalisi dengan AHY beserta Partai Demokrat atau hanya koalisi dengan Partai Demokrat saja tanpa syarat AHY sebagai Cawapres," kata Pangi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.