Mahfud Minta Migran Tak Golput, Jangan Dihalangi Hak Pilihnya

AKURAT.CO Menko Polhukam Mahfud MD meminta buruh migran tidak golput, dan jangan pula hak pilihnya dihalangi. Mahfud mengingatkan, pekerja migran Indonesia (PMI) merupakan pahlawan devisa negara yang memiliki kontibusi besar bagi perekonomian.
Mahfud memastikan, pemerintah bakal menyerap aspirasi pekerja migran, khususnya berkaitan dengan pencegahan perdagangan orang. Namun untuk urusan pemilu, Mahfud meminta para buruh menggunakan hak pilihnya.
"Rugi besar kalau golput atau tidak menggunakan hak pilih, maka serukan memilih para calon presiden yang menurut para pekerja migran mempunyai kepedulian terhadap pekerja migran tersebut," kata Mahfud, dalam acara Hari Migran Internasional yang digelar di Depok, Rabu (20/12/2023).
Baca Juga: Jutaan Suara Pekerja Migran Berpontensi Diselewengkan pada Pemilu 2024
Mahfud mengingatkan migran menyumbang devisa Rp159,6 triliun per tahun atau terbesar kedua setelah migas. Dia meminta pekerja migran tidak ragu dan takut menggunakan hak pilih karena dilindungi konstitusi.
"PMI dijamin dan dilindungi haknya untuk ikut serta memberikan suara dalam pemilu tersebut. Tidak boleh ada upaya-upaya menghalangi PMI dalam melaksanakan haknya tersebut," tegas Mahfud, yang juga cawapres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








