AKURAT.CO Menko Polhukam Mahfud MD mengaku memonitor penanganan kasus dugaan adanya aliran uang haram untuk parpol, pada Pemilu 2024. Mahfud meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dari temuan PPATK ini.
Menurutnya, mengalirnya uang haram hasil kejahatan di Indonesia sudah biasa terjadi. Namun kali ini terasa istimewa lantaran transaksi ilegal mengalir ke parpol terkait kepentingan politik.
"Itu biasa aja, banyak yang begitu, tetapi ini isunya politik harus diusut tuntas," kata Mahfud, di Jakarta, Rabu (3/1/2024).
Baca Juga: Ditungggu, Kolaborasi PPATK-KPU-Bawaslu Setop Aliran Uang Haram Pemilu
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menyebutkan, hasil pemantauan semester kedua 2023, terdapat temuan aliran dana ilegal yang mengalir ke parpol. Malahan terjadi kenaikan signifikan transaksi ilegal lebih dari 100 persen pada masa kampanye.
Mahfud meminta kasus tersebut tidak didiamkan, tetapi diusut tuntas. "Ya, itu supaya diusut tuntas," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









