Bawaslu Perintahkan Jajaran Cek Dugaan Pelanggaran Netralitas Satpol PP Garut
Citra Puspitaningrum | 3 Januari 2024, 23:57 WIB

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menginstruksikan jajarannya di wilayah Garut, Jawa Barat untuk menelusuri video viral Satpol PP yang memberikan dukungan kepada pasangan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
Anggota Bawaslu RI, Puadi menegaskan bakal menelusuri video Satpol PP Garut. Apabila ditemukan ketidaknetralitasan anggota Satpol PP sepeti dalam video dan memenuhi semua unsur, maka pihaknya tak segan memutuskan sebagai pelanggaran pemilu.
"Dalam penelusuran itu untuk memastikan adanya dugaan pelanggaran pemilu atau tidak," kata Puadi kepada wartawan, Rabu (3/1/2024).
"Ada dugaan pelanggaran pidananya enggak, dugaan pelanggaran pemilunya enggak," ucapnya.
Apabila dalam penelusuran masih tidak ditemukan pelanggaran, maka pihaknya bakal menggunakan undang-undang lain untuk membuktikan dugaan pelanggaran seperti dalam video viral.
"Kita lihat lagi, ada enggak kaitannya dengan netralitas atau perundang-undangan lainnya. Kalau pun ada perundang-undangan lainnya patut diduga, jadi nanti apa kaitannya, kita belum tahu masih proses penelusuran," tutup Puadi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







