AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI meminta semua partai politik peserta pemilu serentak 2024 untuk melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke sistem informasi kampanye dan dana kampanye (Sikadeka) hingga batas akhir pada Sabtu (13/1/2024).
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja akan memeriksa LADK partai politik yang belum melaporkannya ke Sikadeka.
"Nanti kita lihat, siapa saja partai politik yang belum melaporkan," kata Bagja saat ditemui di kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024).
Mengacu pada laporan terakhir yang diterima KPU per Minggu (14/1/2024) terdapat 3 partai politik yang belum memerbaiki LADK. Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora dan PPP adalah tiga partai politik yang belum memerbaiki LADK.
Menyikapi persoalan itu, Bawaslu belum dapat berkomentar. Pasalnya, lembaga pimpinan Rahmat Bagja itu berdalih belum mengetahui secara pasti dokumen laporan yang diserahkan ke KPU.
Lebih lanjut, Bagja menjelaskan kesulitan mendapatkan akses untuk mengawasi laporan dana kampanye, karena Sikadeka tidak dapat diakses jajaran pengawas pemilu. "Nanti kita coba lihat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









