Sibuk, Paloh-Megawati Belum Bahas Peluang Koalisi Putaran Kedua

AKURAT.CO Ketum Nasdem Surya Paloh mengaku belum berkomunikasi dan bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk membicarakan koalisi pada putaran kedua Pilpres 2024. Paloh menyebut sekarang ini sama sibuknya dengan Mega mengampanyekan masing-masing paslon capres-cawapres yang diusung.
Paloh mengatakan, peluang bekerja sama antara paslon nomor urut 1 dengan 3 pada putaran kedua sangat memungkinkan. Malahan bos Media Group menyebut kerja sama merupakan keharusan.
“Harusnya demikian, dan itu juga disadari oleh semua pihak karena begitu besar permasalahan yang kita hadapi untuk bisa menjalankan roda administrasi, pemerintahan, yang membutuhkan stabilitas nasional tetap terjaga,” kata Paloh, di JIS, Sabtu (10/2/2024).
Baca Juga: JK-Imin Singgung Koalisi, Ganjar-Mahfud Belum Terpancing
Paloh tidak bisa memastikan kapan komunikasi bisa dilakukan. Sementara PDIP hingga kini belum bicara terbuka mengenai kemungkinan mendukung atau menerima dukungan dari paslon capres-cawapres nomor 1.
“Saya jalan-jalan keliling daerah. Saya tahu Mbak Mega juga ke mana-mana,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








