Istana: Jokowi Tak Pernah Sebut 'Kalian Hebat kalau Bisa Mengalahkan Saya'

AKURAT.CO Menseneg Pratikno membantah pernyataan eks Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto yang memosisikan Presiden Jokowi arogan, dengan memberi pernyataan, "Kalian hebat kalau bisa mengalahkan saya". Pratikno menyebut, Jokowi tidak melakukan pertemuan dengan Andi Widjajanto pada dua hari sebelum pengumuman Gibran Rakabuming jadi cawapres.
Pratikno membeberkan, ketika Gibran diumumkan menjadi cawapres, Jokowi sedang berada di Arab Saudi. Sementara Andi dalam sebuah tayangan membeberkan bertemu dengan Jokowi pada dua hari sebelum Gibran deklarasi.
"Kalau pertemuannya enggak ada, isi pertemuannya juga enggak ada. Jadi, pertemuan Pak Andi Widjajanto sebagai Gubernur Lemhanas dengan Bapak Presiden itu terakhir kali tanggal 4 Oktober tahun 2023, di forum terbuka di istana negara, yaitu acara arahan presiden kepada para peserta PPRA dan PPSA Lemhanas," kata Pratikno, melalui rekaman video yang diterima wartawan, di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Andi Widjajanto Masuk Tim Pemenangan Ganjar, Lemhanas Dijamin Netral
Menurutnya, Gibran diumumkan menjadi cawapres pada 22 Oktober 2023. Ketika itu Jokowi mengadakan kunjungan ke luar negeri yakni ke Tiongkok dan dilanjutkan mengunjungi Arab Saudi.
"Tanggal 20 Oktober itu Bapak Presiden masih di Arab Saudi. Jadi tanggal 16 Oktober Bapak Presiden terbang ke RRT, lanjut ke Arab Saudi, tiba di Jakarta tanggal 21 Oktober dini hari jam 3 pagi," tuturnya.
Baca Juga: Butuh Bantuan Sultan untuk Bertemu Megawati, Jokowi Kehilangan Kepercayaan Diri
Dirinya juga menolak kalau Presiden Jokowi dipersepsikan arogan. Sebaliknya, Pratikno meminta wartawan menanyakan kepada rakyat apakah Jokowi pribadi yang arogan,
"Pak presiden bukan tipe orang yang sombong. Pak presiden itu orangnya rendah hati," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








