Akurat
Pemprov Sumsel

Keras! Caleg PDIP Sebut Jokowi Biadab dan Sampah Saat Orasi di Depan Gedung DPR

Atikah Umiyani | 1 Maret 2024, 16:47 WIB
Keras! Caleg PDIP Sebut Jokowi Biadab dan Sampah Saat Orasi di Depan Gedung DPR

AKURAT.CO Caleg DPRD Kabupaten Cianjur dari PDI Perjuangan, Noviana Kurniati, memberikan sejumlah pernyataan kerasnya yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Bahkan, ia menyebut Jokowi sebagai sosok yang biadab dan sampah.

Hal itu disampaikan Noviana saat berorasi dalam aksinya di depan Gedung DPR RI yang memprotes pelaksanaan Pemilu 2024 yang dianggap berlangsung curang secara terstruktur, sistematis dan masif.
 
Awalnya, Noviana mengatakan bahwa Jokowi adalah sosok pengkhianat masyarakat. Ia pun menggalang dukungan masyarakat untuk bersama-sama memberi perlawanan kepada rezim Jokowi.

Bahkan, sebagai wujud kekecewaannya kepada pemerintahan Jokowi, ia menyebut Jokowi sebagai sampah di mata tuhan.
 
 
"Saatnya kita bersatu kita tunjukkan kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Mereka saat ini sedang berbahagia diatas penderitaan kita semua rakyat indonesia. Tapi ketika Allah sudah mengatakan kun fayakun sehebat apapun seorang Jokowi dia hanya sebagai sampah di mata Allah," kata Noviana saat berorasi.
 
Ia juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena selama ini ia salah telah mendukung Jokowi. Sebab, ia baru menyadari bahwa Jokowi tidak sebaik yang dipikirkan.
 
"Saya Noviana Kurniati mohon maaf kepada rakyat Indonesia, kepada korban 98 karena salah saya lah yang sudah mendukung Joko Widodo selama dua periode, karena saya jugalah yang sudah membesarkan monster tersebut," ujarnya.
 
"Selama ini saya cukup membela dan memperjuangkan seorang Joko Widodo sampai saya harus berseteru dengan Rocky Gerung. Tapi apa yang saya dapatkan, apa yang rakyat dapatkan, alhamdulillah Allah menyadarkan saya memperlihatkan betapa biadabnya seorang Joko Widodo," sambungnya.
 
 
Noviana menegaskan, dirinya bersama masyarakat akan terus mengawal proses pemilu agar bisa berlangsung secara jujur dan adil. Ia juga mengaku siap untuk menjadi oposisi jika Prabowo Subianto dilantik menjadi presiden.
 
"Ingat kawan kawan kita harus mengawal pemilu ini jangan biarkan negara kita dikuasai oleh rezim Jokowi. Begitu juga ketika Prabowo dilantik, selama 5 tahun kita siap jadi oposisi," pungkasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.