Sandiaga Uno Bantah PPP Goyah Soal Hak Angket Gara-gara Diajak Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Uno, membantah belum adanya sikap PPP soal hak angket di DPR, karena diajak berkoalisi ke pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dia mengaku, hingga saat ini belum ada ajakan atau tawaran masuk untuk berkoalisi.
"Belum ada (tawaran masuk koalisi pemerintah). Enggak (goyah karena tawaran). Jadi, tidak ada tawaran-tawaran menteri kepada saya, tidak ada pembicaraan mengenai koalisi," kata Sandi kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Baca Juga: PPP Belum Bersikap Soal Hak Angket, Sandiaga Uno: Kita Diminta Tidak Berkomentar
Untuk menghindari perbedaan persepsi, Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, yang akan menjelaskan lebih lanjut terkait posisi PPP.
"Untuk posisi PPP, Plt Ketum yg akan menyampaikan karena ini untuk memastikan tidak ada distorsi dari pandangan masyarakat," pungkasnya.
Seperti diketahui, sejauh ini PPP masih berada dalam koalisi pengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Koalisi tersebut terdiri dari PDIP, Hanura, Perindo, dan PPP.
Adapun perolehan suara berdasarkan hitung cepat Pilpres 2024, pasangan Ganjar-Mahfud berada di peringkat terakhir, hanya mendapat 16-17 persen suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





