Pengamat: Selama PDIP Belum Bergerak, Hak Angket Akan Stagnan
Dwana Muhfaqdilla | 17 Maret 2024, 15:00 WIB

AKURAT.CO Rencana pengguliran hak angket di DPR sampai saat ini belum berjalan, bahkan cenderung layu sebelum berkembang karena belum ada langkah konkret dari pihak-pihak yang mencoba menghembuskan.
Pengamat politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli mengatakan, hak angket akan terus stagnan selama PDIP belum bergerak, sekalipun publik terus mendorong dan memberikan dukungan.
“(Partai-partai lain) berharap agar PDIP yang menjadi leader atau pemimpin hak angket yang maju ke depan, karena ia sebagai partai utama dan pencetusnya juga dari kader PDIP, yakni Pak Ganjar. Selama PDIP belum bergerak, hak angket akan stagnan,” kata Lili kepada Akurat.co, Minggu (17/3/2024).
Menurutnya, alasan inilah yang membuat belumnya ada soliditas dari partai-partai yang mendukung hak angket. Terlebih lagi, partai-partai tersebut terpantau hanya saling menunggu dan melihat-lihat.
Selain itu, beberapa partai pengusung Paslon 01 dan 03 juga masih belum menutup kemungkinan untuk merapat ke koalisi pemerintah, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasdem.
“Meski di partai-partai ini (kondisinya) juga terbelah, (terdapat beberapa pihak) yang tetap ingin menggunakan hak angket,” tambahnya.
Meskipun begitu, pihak partai pengusung Paslon 02 juga tidak akan tinggal diam. Partai-partai tersebut akan terus berusaha membendung dan mencegah adanya hak angket.
“Mereka mencoba menggembosi agar hak angket tidak bergulir, di antaranya melobi dan mengajaknya (partai-partai non-pengusung 02) untuk bergabung di dalam koalisi pemerintah,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









