Gerindra Konfirmasi Koalisi dengan Golkar di Pilkada DKI Jakarta dan Jabar
Atikah Umiyani | 18 April 2024, 21:33 WIB

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengonfirmasi bahwa partainya akan membangun kerja sama politik dalam menghadapi pemilihan gubernur di Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Muzani mengatakan, Gerindra memang akan lebih mengedepankan kerja sama politik di pilkada dengan partai-partai yang ikut mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada saat Pilpres 2024.
Baca Juga: Putri Zulhas Zita Anjani Disebut Bakal Dampingi Ridwan Kamil Bertarung di Pilkada DKI Jakarta
Bukan hanya dalam pemilihan gubernur, Muzani mengatakan, kerja sama politik dengan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga akan diperluas dalam pilkada lainnya, baik pemilihan bupati maupun walikota.
"Kita sedang berusaha menyatukan pilkada dengan partai-partai koalisi, sehingga, karena ini kan pilkadanya serentak, sehingga, bagaimana gubernur, bupati walikota yang kita usung itu bisa sukses di daerah pemilihan yang kita ajukan," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/4/2024).
Hanya saja, Muzani menyadari masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam membangun kerja sama tersebut. Sebab, masih ada persoalan lokal yang dinilai dapat menjadi penghambat.
Baca Juga: Putri Zulhas Zita Anjani Disebut Bakal Dampingi Ridwan Kamil Bertarung di Pilkada DKI Jakarta
Kendati begitu, Muzani mengatakan, pihaknya akan tetap berusaha untuk melalukan penjajakan agar setiap paslon yang diusung bisa meraih kemenangan.
"Iya, tapi ternyata tidak gampang, karena untuk kasus beberapa provinsi dan beberapa daerah itu, ternyata ada muatan-muatan politik lokal yang tidak gampang dipertemukan, itu yang juga sedang kita jajaki, cukup banyak, komplikasinya cukup rumit," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







